SuaraKalbar.id - Kalimantan Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan budaya, alam, serta kuliner yang beragam.
Salah satu cemilan khas yang mendefinisikan identitas kuliner Kalimantan Barat yaitu lemang.
Lemang merupakan hidangan tradisional yang kaya akan rasa dan keunikan dalam cara penyajiannya. Lemang terbuat dari bahan dasar yang sederhana berupa beras ketan dan santan. Namun, keahlian dalam mempersiapkan dan memasak lemang adalah yang membuatnya istimewa.
Beras ketan dicampur dengan santan yang telah dibumbui dengan garam, kemudian semua bahan tersebut dimasukkan ke dalam bambu yang telah dibersihkan dan diberi pelapis daun pisang.
Bambu yang berisi campuran beras ketan, santan, dan garam ini secara tradisionalnya dipanggang di atas bara api. Proses memasak lemang memakan waktu yang cukup lama dan memerlukan perhatian khusus agar tidak terbakar.
Setelah berjam-jam proses pemanggangan, lemang akhirnya siap untuk dinikmati. Bambu yang digunakan untuk memasak lemang memberikan aroma khas yang harum dan lezat pada hidangan ini.
Ketan yang ada di dalam bambu akan mengembang dan menjadi padat, dengan campuran santan yang memberikan rasa gurih yang nikmat.
Lemang biasanya disajikan sebagai hidangan pelengkap dalam berbagai acara adat dan perayaan di Kalimantan Barat. Cemilan ini adalah hidangan yang umumnya disajikan dalam jumlah besar, membuatnya ideal untuk berbagi dengan banyak orang. Sebagai opsional, lemang sering disantap bersama hidangan lain seperti rendang, ayam bakar, atau gulai khas Kalimantan Barat.
Selain sebagai hidangan yang lezat, lemang juga memiliki makna budaya yang mendalam. Proses pembuatannya yang memakan waktu dan kesabaran mengajarkan nilai-nilai seperti keuletan dan kerja keras.
Baca Juga: 5 Seblak Terenak di Bandung, Wajib Dicoba
Selain itu, lemang juga sering digunakan dalam berbagai upacara adat, seperti pernikahan atau penyambutan tamu penting, sehingga memiliki peran penting dalam budaya Kalimantan Barat.
Kontributor : Maria
Berita Terkait
-
5 Seblak Terenak di Bandung, Wajib Dicoba
-
Eksplor Makanan Lewat Media, Ini 8 Jenis Konten Kuliner Buat Para Kreator!
-
Mengenal Janagel, Kue Goreng Tradisional Yogyakarta
-
6 Fakta Menarik Le Cordon Bleu, Sekolah Kuliner Pesohor: Nagita Slavina hingga Chef Renata
-
Panduan Menjadi Reviewer Kuliner yang Profesional, Wajib Catat!
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Gawai Dayak Melawi: Ketika Budaya Tak Sekadar Dirayakan, Tapi Dipertahankan dari Zaman
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
Bela Tanah Adat Berujung Laporan Polisi, Warga Ketapang Desak PT Mayana Cabut Kasus
-
Usai Dikunjungi Rocky Gerung, Ini Rahasia Kopi Warkop Asiang yang Sejak Dulu Bikin Orang Rela Antre