- Patung Presiden Soekarno di Alun-Alun Indramayu miring akibat tertimpa tenda acara PPPK saat angin kencang.
- Kerusakan terjadi pada Kamis sore 20 November 2025; patung tembaga ini dibuat oleh Dinas Kimrum tahun 2023.
- Pemerintah daerah akan mencopot patung Soekarno dan Hatta untuk diperbaiki sesuai bentuk awal.
SuaraKalbar.id - Ikon bersejarah di jantung Kota Mangga mendadak jadi sorotan. Patung Presiden Soekarno, yang berdiri megah di kawasan Alun-Alun Indramayu, Jawa Barat, mendadak terlihat miring pada bagian leher dan kepala.
Kejadian ini pun menjadi viral di media sosial dan menuai perhatian masyarakat luas. Plt Kabid Perumahan dan Permukiman Diskimrum Kabupaten Indramayu, Krisdiantoro, membenarkan kejadian yang membuat patung Soekarno miring ini.
Menurutnya, kerusakan terjadi akibat tertimpa tenda dalam acara pelantikan PPPK Paruh Waktu. Insiden ini terjadi saat angin kencang merobohkan tenda yang belum sempat dilepas.
"Waktu itu ada pelantikan PPPK Paruh Waktu. Kita tidak tahu kenapa sampai hari Kamis sore tenda belum dilepas. Sampai hari Kamis sore itu ada kejadian angin dan akhirnya roboh kena patung,” kata Krisdiantoro, melansir pontianak informasi, Kamis 20 November 2025.
Patung Soekarno ini dibuat oleh Dinas Kimrum Kabupaten Indramayu pada tahun 2023 menggunakan bahan tembaga.
"Bahannya dari tembaga. Dulu memang dibangun oleh Dinas Kimrum tahun 2023," ujarnya.
Untuk memperbaiki patung yang rusak tersebut, pemerintah daerah berencana mencopot patung Soekarno serta patung Mohammad Hatta yang berdampingan.
"Sementara dicopot dulu dua-duanya. Karena itu kan sepasang Soekarno-Hatta," ungkapnya.
Saat ini petugas tengah mencari pembuat patung asli agar perbaikan dapat dilakukan sesuai dengan bentuk awal dan tidak merusak patung lebih parah.
Berita Terkait
-
Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM
-
Polisi Bekukan Rekening Jaringan Penyelundupan Narkoba Pilot Malaysia Airlines di Bandara Soetta
-
50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan
-
Doa Bersama Mengiringi Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
-
Eks Istri Presiden Soekarno Terjerat Skandal Penganiayaan di Jepang, Dituntut Denda Rp22,8 Juta
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan