- Perjalanan memicu masalah kulit seperti dehidrasi dan penuaan akibat perubahan iklim dan lingkungan baru.
- Paparan sinar UV tetap berisiko tinggi, sehingga penggunaan tabir surya harian wajib bagi para traveler.
- Tips spesifik musim hujan mencakup penggunaan pelembap gel, *facial mist*, dan *cleansing wipes* praktis.
SuaraKalbar.id - Bagi para traveler, perjalanan bukan hanya soal destinasi dan pengalaman, tetapi juga tentang menjaga kondisi tubuh tetap prima, termasuk kesehatan kulit.
Perubahan cuaca, paparan sinar matahari, polusi, hingga kelelahan selama perjalanan dapat berdampak langsung pada kondisi kulit jika tidak ditangani dengan baik.
Kulit merupakan lapisan pelindung utama tubuh dari berbagai faktor lingkungan. Saat bepergian, terutama ke daerah dengan iklim berbeda, seperti dari wilayah tropis ke daerah dingin atau sebaliknya kulit membutuhkan adaptasi ekstra.
Tanpa perawatan yang tepat, kulit bisa mengalami dehidrasi, iritasi, kusam, hingga mempercepat penuaan dini.
Paparan sinar matahari menjadi salah satu tantangan utama bagi traveler. Aktivitas luar ruangan yang tinggi meningkatkan risiko kulit terbakar (sunburn) dan kerusakan akibat sinar ultraviolet (UV).
Oleh karena itu, penggunaan tabir surya dengan SPF yang sesuai menjadi langkah penting untuk melindungi kulit, bahkan saat cuaca mendung.
Selain itu, perjalanan panjang menggunakan pesawat, kereta, atau kendaraan darat sering membuat kulit kehilangan kelembapan.
Udara kering di dalam kabin pesawat, misalnya, dapat menyebabkan kulit terasa kering dan pecah-pecah.
Menggunakan pelembap secara rutin dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh sangat dianjurkan agar kulit tetap sehat dan elastis.
Faktor kebersihan juga tak kalah penting. Traveler kerap berpindah tempat dan bersentuhan dengan lingkungan baru yang belum tentu bersih.
Membersihkan wajah dan tubuh secara teratur membantu mencegah munculnya jerawat, infeksi kulit, atau iritasi akibat kotoran dan bakteri.
Menjaga kesehatan kulit selama perjalanan bukan semata soal penampilan, tetapi juga kenyamanan dan kesehatan secara keseluruhan.
Dengan kulit yang terawat, traveler dapat menikmati perjalanan dengan lebih percaya diri dan bebas dari gangguan kulit yang mengganggu aktivitas.
Berikut 5 tips perawatan kulit unik untuk traveler di musim hujan mencakup penggunaan produk praktis yang menangani kelembapan berlebih, polusi, dan paparan UV meski mendung.
1. Facial Mist Portabel
Berita Terkait
-
Gen Z dan Tren Mindful Buying: Cara Anak Muda Mengatur Napas Finansial di Tengah Ketidakpastian
-
Masih Salah Pilih Face Wash? Cek 5 Jenis yang Sesuai dengan Kulitmu
-
5 Gel Mask Korea dengan Kolagen untuk Menjaga Kulit Tetap Lembap dan Plumpy
-
6 Rekomendasi Bedak Dingin BPOM, Mulai Rp7.500 Wajah Mulus dan Cerah Alami
-
ShopeeVIP Gandeng Duolingo, Bikin Belanja Lebih Hemat & Upgrade Diri Lebih Menyenangkan
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas