- Dinkes Kalbar mengintensifkan kewaspadaan terhadap penyebaran Superflu meski belum ada lonjakan kasus hingga Januari 2026.
- Kepala Dinkes Kalbar menginstruksikan seluruh tenaga medis waspada dan meningkatkan pengawasan di fasilitas kesehatan.
- Masyarakat diimbau menerapkan pencegahan seperti memakai masker, periksa diri jika bergejala, dan PHBS.
SuaraKalbar.id - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (Dinkes Kalbar) mengintensifkan untuk meningkatkan kewaspadaan dalam mencegah penyebaran Superflu, meskipun hingga awal Januari 2026 belum ditemukan lonjakan kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Erna Julianti, mengatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan tenaga medis untuk mewaspadai penyebarannya di tengah masyarakat.
"Untuk Kalbar, hingga awal Januari 2026 belum terjadi peningkatan signifikan kasus Superflu di seluruh kabupaten dan kota di wilayah tersebut. Namun kita sudah menginstruksikan tenaga medis untuk mewaspadai penyebarannya di tengah masyarakat," katanya melansir Antara, Senin, 12 Januari 2026.
Berdasarkan data yang terlapor melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) Kementerian Kesehatan yang terus dipantau oleh Dinkes Kalbar, sampai saat ini belum terjadi peningkatan kasus influenza.
Laporan dari seluruh daerah menunjukkan situasi masih dalam kondisi terkendali. Meski demikian pemerintah daerah tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap kunjungan masyarakat ke fasilitas pelayanan kesehatan.
"Berdasarkan data SKDR, hingga saat ini tidak terdapat peningkatan signifikan kasus influenza di kabupaten dan kota. Namun kami tetap meminta Dinas Kesehatan di daerah meningkatkan pengawasan, khususnya terhadap kunjungan masyarakat ke puskesmas, klinik, dan rumah sakit," ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan langkah-langkah pencegahan guna menekan risiko penularan penyakit saluran pernapasan, antara lain menggunakan masker saat mengalami batuk atau pilek, segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala, serta membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
"Hingga kini belum ada laporan kasus influenza yang mengarah pada kategori superflu di Kalimantan Barat," katanya.
Pemprov Kalbar terus memantau perkembangan situasi kesehatan masyarakat dan memastikan kesiapsiagaan layanan kesehatan tetap optimal di seluruh daerah.
"Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada tanpa panik, serta bersama-sama menjaga kesehatan agar kondisi tetap terkendali," katanya.
Berita Terkait
-
Gempur Sisa Titik Api, Tim Gabungan Kalbar Targetkan Karhutla Padam 100 Persen
-
Tragedi Orang Utan Sempurna Mati Terpapar Asap, Anggota DPR Tagih Komitmen Kemenhut Atasi Karhutla
-
Berdialog dengan Mahasiswa, Gubernur Kalbar Ria Norsan Naik Pitam
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Kesiapsiagaan Karhutla Berbasis Sains Diperkuat Jelang Puncak Kemarau
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei
-
Bantu PMI Kelola Keuangan di Taiwan, Inovasi BRImo Raih Penghargaan IDX Channel 2026
-
DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026, Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan