- THR Lebaran idealnya diberikan dengan pendekatan edukatif, bukan semata-mata untuk konsumsi anak.
- Berbagai alternatif THR meliputi instrumen keuangan seperti tabungan, emas mini, atau dompet digital anak.
- THR juga dapat berupa kado edukatif, pengalaman seru, atau dana amal untuk menanamkan nilai berbagi.
SuaraKalbar.id - Lebaran selalu identik dengan kebahagiaan, silaturahmi, dan tentu saja THR Lebaran untuk anak. Tradisi memberikan Tunjangan Hari Raya tidak hanya menjadi momen yang ditunggu-tunggu orang dewasa, tetapi juga anak-anak. Bagi mereka, THR bukan sekadar uang, melainkan simbol perhatian dan kasih sayang dari orang tua maupun keluarga besar.
Namun, memberikan THR kepada anak sebaiknya tidak hanya bersifat konsumtif. Dengan pendekatan yang tepat, THR bisa menjadi sarana edukasi finansial sejak dini. Berikut ide THR Lebaran untuk anak yang menarik, kreatif, sekaligus bermanfaat.
1. Uang Tunai dengan Amplop Karakter Favorit
Cara klasik tetap menjadi favorit. Berikan uang tunai dalam amplop bergambar karakter kartun kesukaan anak. Nilainya bisa disesuaikan dengan usia dan kebutuhan. Cara ini tetap relevan karena anak belajar mengenal nominal uang secara langsung.
Tips: Sertakan pesan kecil tentang pentingnya menabung dan berbagi.
2. Tabungan atau Rekening Anak
Alih-alih memberikan seluruhnya dalam bentuk tunai, orang tua bisa membukakan rekening khusus anak. Sejumlah bank di Indonesia menyediakan produk tabungan anak dengan setoran ringan. Dengan cara ini, anak belajar konsep menabung dan perencanaan keuangan sejak dini.
3. Celengan Unik
Berikan THR sekaligus celengan unik. Bahkan kini tersedia celengan berbentuk brankas mini dengan password. Ini membuat anak lebih semangat menyimpan uangnya. Konsep ini membantu membangun kebiasaan menunda kesenangan (delayed gratification) yang penting dalam literasi keuangan.
4. Kado Edukatif
THR tidak harus berupa uang. Anda bisa menggantinya dengan mainan edukatif, buku cerita Islami, atau alat menggambar. Selain menyenangkan, anak juga mendapatkan nilai pembelajaran.
5. E-Wallet Anak atau Kartu Uang Elektronik
Di era digital, memperkenalkan sistem pembayaran non-tunai bisa menjadi pilihan. Orang tua tetap perlu mengawasi penggunaannya agar anak memahami batasan dan tanggung jawab dalam bertransaksi.
6. Investasi Emas Mini
Memberikan emas mini atau tabungan emas bisa menjadi bentuk THR jangka panjang. Selain bernilai investasi, ini juga mengajarkan anak tentang aset dan nilai penyimpanan kekayaan.
Berita Terkait
-
Bosan Horor Macet Lebaran? Ini 4 Alasan Liburan Naik Kapal Pesiar Layak Dicoba Tahun Depan
-
Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 Sebanyak 18 Hari dan Cuti Bersama 8 Hari
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!