- Arus penumpang Bandara Singkawang naik dua kali lipat menjadi 700 orang per hari jelang perayaan Cap Go Meh 2026.
- Peningkatan signifikan ini dipicu tingginya minat wisatawan menghadiri rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026.
- Bandara menambah dua penerbangan tambahan rute Jakarta-Singkawang dilayani Super Air Jet dan TransNusa.
SuaraKalbar.id - Menjelang Cap Go Meh 2026 di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, arus penumpang di Bandara Singkawang mengalami peningkatan signifikan. Kenaikan jumlah penumpang tercatat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa.
Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang, Ilham Hafizi, menyampaikan bahwa rata-rata jumlah penumpang yang tiba biasanya sekitar 350 orang per hari. Namun menjelang Cap Go Meh 2026, angka tersebut melonjak menjadi sekitar 700 penumpang per hari.
“Kenaikan juga terjadi pada penumpang yang berangkat,” katanya melansir Antara, Rabu, 25 Februari 2026.
Lonjakan tersebut dipicu tingginya mobilitas masyarakat dan wisatawan yang hendak menyaksikan rangkaian perayaan Imlek 2577 Kongzili dan Cap Go Meh 2026 yang menjadi agenda tahunan di Kota Singkawang.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang, pihak bandara menambah dua penerbangan tambahan rute Jakarta–Singkawang pulang pergi (PP). Maskapai yang turut melayani penerbangan tambahan antara lain Super Air Jet dan TransNusa.
“Saat ini ada penambahan dua maskapai, yakni Super Air Jet dan TransNusa, sehingga total penerbangan menjadi empat kali per hari dengan rute Jakarta–Singkawang (PP),” ujarnya.
Penambahan frekuensi penerbangan dilakukan untuk menjaga kelancaran arus penumpang sekaligus mendukung sektor pariwisata daerah yang diperkirakan meningkat selama momentum perayaan budaya tersebut.
Rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 28 Februari hingga 4 Maret 2026 dengan berbagai agenda:
28 Februari – 3 Maret 2026: Festival Kuliner Cap Go Meh di pusat kota
1 Maret 2026: Pawai Lampion
1–2 Maret 2026: Ritual Tolak Bala Cap Go Meh
1–3 Maret 2026: Ritual Ket Sam Thoi di Jalan Sejahtera Singkawang
3 Maret 2026: Puncak Festival Cap Go Meh dengan penampilan ratusan tarung
4 Maret 2026: Penutupan rangkaian Imlek dan Cap Go Meh di Stadion Kridasana Singkawang
Dia berharap lonjakan jumlah penumpang tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kunjungan wisatawan ke Singkawang selama perayaan berlangsung.
Berita Terkait
-
Detik-detik Ustaz Abdul Somad Diadang Warga di Kutai Barat, Ada yang Naik ke Kap Mobil
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Konflik PT Mayawana Disorot: Kuburan Digusur, Warga Dipidana, Rantai Pasok APRIL Group Dipertanyakan
-
Miris! Korban Luka Berat di Otak, Pelaku Anak di Singkawang Malah Pamer Respons Tanpa Empati
-
Modus Tambang Luar IUP Terbongkar, Kejagung Jebloskan Bos Bauksit Sudianto Aseng ke Penjara
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi