- Harga telur ras nasional turun 0,85% menjadi Rp32.006/kg Februari 2026, namun beberapa daerah alami kenaikan signifikan.
- Kabupaten Boven Digoel mencatat harga telur tertinggi Rp68.000/kg; Bekasi naik 4,87% di atas Harga Acuan Penjualan.
- Harga minyak goreng nasional turun 3,63% menjadi Rp16.717/liter, meski beberapa daerah perlu perhatian pasokan menjelang Lebaran.
SuaraKalbar.id - Harga telur ayam ras di sejumlah daerah menunjukkan tren kenaikan menjelang Lebaran 2026, meski secara nasional mengalami penurunan.
Rata-rata nasional harga telur ayam ras turun 0,85 persen menjadi Rp32.006 per kilogram pada minggu keempat Februari 2026.
Namun, angka tersebut masih berada di atas batas Harga Acuan Penjualan (HAP) di tingkat konsumen Rp30.000 per kilogram.
"Saat ini yang perlu menjadi perhatian adalah semakin bertambah jumlah Kabupaten Kota yang mengalami kenaikan IPH telur ayam ras," kata Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, melansir Antara, Selasa, 3 Maret 2026.
Beberapa daerah yang mencatat harga cukup tinggi adalah Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan Rp68.000 per kilogram, Kabupaten Sarmi, Papua Rp51.000 per kilogram, Kabupaten Seram bagian Timur, Maluku Rp39.500 per kilogram, serta Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau Rp37.972 per kilogram.
Kondisi serupa juga terjadi di Bekasi. Di mana harga telur tercatat Rp31.278 per kilogram atau naik 4,87 persen, dan sudah 4,26 persen di atas batas HAP.
"Beberapa Kabupaten Kota perlu mendapatkan perhatian untuk meningkatkan suplai telur ayam ras di kabupaten/kota masing-masing supaya nanti menjelang Lebaran bisa lebih terkendali," ujar Amalia.
BPS juga mencatat bahwa harga minyak goreng relatif stabil, bahkan cenderung menurun pada minggu keempat Februari 2026, terutama untuk minyak goreng kemasan rakyat atau Minyakita.
Namun demikian, Amalia mengatakan masih terdapat beberapa kabupaten/kota yang perlu mendapat perhatian karena lokasinya yang relatif jauh.
Secara nasional, rata-rata harga Minyakita tercatat sebesar Rp16.717 per liter. Harga ini turun 3,63 persen dibandingkan dengan Januari yang mencapai Rp17.346 per liter.
Beberapa daerah yang harganya mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET) adalah Jakarta Timur Rp15.988 per liter, Sumenep Rp15.881 per liter, Kabupaten Sidoarjo Rp15.803 per liter, Kabupaten Rembang Rp15.785 per liter, Kabupaten Purbalingga Rp15.783 per liter, Kabupaten Tuban Rp15.772 per liter, dan Kabupaten Bekasi Rp15.764 per liter.
BPS juga melaporkan bahwa Kota Batam tercatat mengalami kenaikan harga minyak goreng sebesar 2,73 persen. Selain itu, daerah seperti Kabupaten Deiyai, Kubu Raya, dan Banggai Laut juga masuk dalam daftar wilayah yang perlu mendapat perhatian terkait pergerakan harga bahan pokok.
Berita Terkait
-
Biaya Pendidikan Terus Naik, Ini Solusi Perencanaan Keuangan Bagi Orang Tua
-
BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah
-
Di Bawah Danantara, PNM Buka Pekerjaan Puluhan Ribu Lulusan SMA/SMK dari Keluarga Prasejahtera
-
Heboh Sensus Ekonomi 2026: Ditanya soal Gaji, Warga Parno Naik Pajak?
-
Potensi Luas Panen Padi Juni-Agustus 2026 Naik Jadi 2,88 Juta Hektare
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
BRI Sambut Positif Penempatan Dana SAL, Fokus Dorong Pembiayaan UMKM
-
BRI Catat Setoran Pajak Rp8,1 Triliun pada Kuartal I 2026, Pengamat Soroti Peran Danantara
-
BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP
-
Sebuah Bukti Dedikasi: Mantri BRI Ini Hadir Dampingi UMKM di Kepulauan Talaud
-
Kinerja Makin Solid, BRI Perkuat Transformasi Lewat BRIvolution Reignite