- BMKG Kalimantan Barat mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang pada 28 hingga 29 Maret 2026.
- Potensi kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diprediksi berlangsung dari 23 hingga 29 Maret 2026.
- Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar serta memantau perkembangan cuaca melalui laman resmi BMKG.
SuaraKalbar.id - BMKG Kalimantan Barat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan serta risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam beberapa hari ke depan.
BMKG menyampaikan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026 di sebagian wilayah.
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi kemudahan terjadinya karhutla yang diprediksi berlangsung sejak 23 hingga 29 Maret 2026.
Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor cuaca yang cenderung kering di beberapa wilayah, sehingga meningkatkan risiko munculnya titik api.
BMKG Kalbar menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mencegah terjadinya karhutla, antara lain dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar serta tetap memantau perkembangan cuaca terkini.
“Waspada potensi hujan intensitas sedang di sebagian wilayah pada tanggal 28 dan 29 Maret 2026, serta potensi kemudahan terjadinya karhutla pada periode 23 hingga 29 Maret 2026,” demikian imbauan BMKG Kalbar, melansir suarkalbar, Senin, 23 Maret 2026.
Untuk informasi lebih lengkap terkait perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG Kalbar melalui situs https://kalbar.bmkg.go.id.
BMKG juga mengingatkan pemerintah daerah, stakeholder terkait, serta masyarakat luas agar terus bersinergi dalam upaya mitigasi bencana, baik yang disebabkan oleh cuaca ekstrem maupun kebakaran hutan dan lahan.
Tag
Berita Terkait
-
Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla
-
Greenpeace: BPGMN Akan Sia-sia Tanpa Komitmen Lindungi Gambut
-
Respons Kepala BMKG soal Munculnya Daratan Baru di Anak Krakatau dan Potensi Tsunami
-
Euforia Harvest Moon dan Ironi Warga Kota Besar yang Dijajah 'Polusi Cahaya'
-
Karhutla Terus Berulang, APHI Soroti Masalah Tata Kelola Lahan dan Ekonomi Warga
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak