Perawat Meninggal karena Corona, RS Untan Tutup Sementara

Pelayanan RS aktif kembali tanggal 2 November 2020.

Husna Rahmayunita
Senin, 19 Oktober 2020 | 08:54 WIB
Perawat Meninggal karena Corona, RS Untan Tutup Sementara
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

SuaraKalbar.id - Pelayanan di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura (Untan), Pontianak ditutup untuk sementara waktu usai seorang perawat meninggal karena Covid-19.

Penutupan ini dilakukan sejak Minggu (18/10/2020) hingga sekitar dua pekan mendatang.

"Hal ini dilakukan sehubungan dengan adanya tenaga medis RS Untan yang terpapar positif Covid-19, maka kami instruksikan kepada pengelola RS Untan untuk menghentikan sementara pelayanan RS sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku," ujar Rektor Untan Garuda Wiko di Pontianak, Minggu (18/10/2020).

Ia juga meminta kepada pihak manajemen RS Untan untuk memberlakukan bekerja dari rumah (work from home) bagi tenaga medis dan tenaga nonmedis dengan mekanisme yang diatur lebih lanjut.

Baca Juga:Awalnya Sembuh Lalu Positif Lagi, Pasien Corona di Tulungagung Meninggal

"Keputusan ini berlaku terhitung mulai hari Minggu tanggal 18 Oktober sampai 1 November dan aktif kembali tanggal 2 November 2020," ujar Garuda Wiko.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kalbar dr Harisson membenarkan meninggalnya satu perawat di RS Untan akibat terkonfirmasi Covid-19.

"Perawat yang meninggal ini berjenis kelamin perempuan dan meninggal pada tanggal 17 Oktober 2020," kata Harisson.

Dia menjelaskan, perawat tersebut sebelumnya mengalami sakit dan dilakukan proses tes usap. Kemudian pada tanggal 12 Oktober, hasil tes-nya keluar dan terkonfirmasi Covid-19.

"Almarhumah langsung kita minta untuk dilakukan isolasi mandiri di rumahnya. Namun, karena perawat ini tinggal sendirian, jadi terus kita pantau melalui petugas puskesmas terdekat," katanya.

Baca Juga:Nikah Massal Muslim Asli Papua

Selama masa isolasi mandiri, almarhumah sering mengeluhkan sesak napas. Kemudian pada tanggal 17 Oktober, kakak dari almarhumah datang ke rumahnya sekitar pukul 10.00 dan diketahui almarhumah telah meninggal dunia.

Menurutnya, kemungkinan besar almarhumah terpapar Covid-19 dari luar RS Untan. Sebab, selama ini belum ada kasus perawat atau pasien yang terkonfirmasi virus corona di RS tersebut.

"Kemarin, jenazahnya sudah dibawa ke RSUD Soedarso untuk dilakukan proses pemulasaraan jenazah dan almarhumah dimakamkan dengan protokol kesehatan. Saya mewakili jajaran Dinkes Kalbar menyampaikan duka cita kepada keluarga almarhumah, semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Allah subhanahu wa ta'ala," ugkap Harisson. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak