Jadi Favorit saat Ramadhan, Intip Proses Pembuatan Lemang Khas Pontianak

Cara buat Lemang makanan khas Pontianak cuku simpel.

Husna Rahmayunita
Rabu, 21 April 2021 | 14:00 WIB
Jadi Favorit saat Ramadhan, Intip Proses Pembuatan Lemang Khas Pontianak
Proses pembuatan lemang, makanan khas Pontianak. (Suara.com/Ocsya Ade CP)

Daun pisang berfungsi agar pulut tidak melekat langsung ke dinding bambu ketika sudah masak. Untuk daun pisang, juga tidak boleh asal-asalan. Harus daun yang muda. Gunanya, agar mudah dibentuk saat dimasukkan ke dalam bambu.

Sekarang, memang sulit mencari daun pisang muda. Karena, pada bulan Ramadan ini banyak juga orang yang menggunakan daun pisang muda untuk membuat penganan lain. Inilah yang menjadi tantangan Iwan.

Setelah bambu dilapisi daun pisang siap, rendaman beras ketan yang sudaj ditiriskan dimasukkan ke dalamnya.

Selanjutnya, ruas bambu berisi pulut didirikan di atas tungku. Kemudian masukan santan yang sudah dicampur bumbu khas ke dalam ruas bambu itu. Proses pembakaran yang memakan waktu tiga hingga lima jam.

Baca Juga:Pindah Agama Kristen, Netizen Julid Salmafina Pernah Mau Pakai Cadar

Dalam proses ini mesti berhati-hati. Posisi ketika dibakar, bambu berisi adonan itu harus vertikal atau berdiri. Peletakan setiap ruas bambu berisi adonan juga harus rapat.

Suhu pada api harus stabil. Agar panasnya merata membakar semua bagian pada lemang. Makanya harus dibolak balik satu per satu bambu. Bahkan pekerja produksi lemang yang merupakan warga sekitar Gang Selamat Satu Dalam ini, tak menghiraukan banyaknya kepulan asap. Seakan sudah seperti menjadi temannya.

Setelah dipastikan masak, lemang baru bisa dinikmati. Keluarkan lemang dari dalam bambu. Bambunya bisa dibelah atau dipotong. Lemang lebih nikmat kalau masih hangat.

Pada Ramadhan ini, setiap harinya Iwan membuat adonan beras ketan sebanyak 125 kilogram. Karena pesanan sudah mulai banyak.

"Sekarang sudah mulai banyak pesanan. Setiap hari rata-rata jumlah lemang yang dibuat sebanyak 230 batang," jelas Iwan.

Baca Juga:Dikirimi Makanan oleh Pacar via Ojol, Malah Menangis Kesal karena Ini

Jumlah tersebut, masih kurang untuk mencukupi permintaan masyarakat. Rata-rata penjual lemang yang duluan mendatangi tempat produksi untuk membeli dan menjual kembali.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini