Warga Borong Minyak Goreng, Emak-emak di Pontianak Ngeluh, Disperindag: Jangan Panik!

Ia mengaku sudah berkeliling di tiga ritel modern terdekat yang ada di Kota Pontianak, namun tidak mendapatkan minyak goreng tersebut.

Bella
Jum'at, 21 Januari 2022 | 15:45 WIB
Warga Borong Minyak Goreng, Emak-emak di Pontianak Ngeluh, Disperindag: Jangan Panik!
Panic buying minyak goreng (TikTok @123_tiwi)

Padahal, pemberlakuan minyak goreng satu harga tersebut nantinya akan berkepanjangan dan akan menyebar ke pusat perbelanjaan modern hingga ke pasar-pasar tradisional.

"Distribusi kita nanti akan kordinasi dengan ritel oleh PT. Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) yang ritel pedagang modern, jadi kan mereka kan terpusat di jakarta, jadi tinggal tunggu distribusi saja, nantinya stok pasti akan terus berjalan, kekosongan ini dikarenakan oleh aksi borong sejumlah masyarakat, kita sampaikan kepada masyarakat jangan panik dan ini akan terus berlanjut tinggal menunggu titik distribusi saja," paparnya.

Dirinya menyebut, jika kuota untuk seluruh Indonesia yakni dengan 1,2 milyar liter minyak goreng, dan untuk di setiap daerah belum dipastikan akan mendapat stok berapa liter karena hal tersebut merupakan wewenang pemerintah pusat.

"Kuota untuk kalbar sendiri kita belum tau berapa yang jelas sudah dikelola oleh pemerintah pusat dan membuat kebijakan dengan 1,2 milyar liter untuk seluruh indonesia," katanya.

Baca Juga:KPPU Sebut Pelaku Usaha Sengaja Menaikkan Harga Minyak Goreng

Syarif Kamaruzaman menjelaskan, sementara untuk pasar-pasar tradisional akan diberikan waktu 1 minggu untuk melakukan penyesuaian.

"Pasar tradisional dikasi waktu satu minggu untuk penyesuaian karena mereka sudah beli sebelumnya dengan harga diatas Rp. 14 ribu , nah ini kan tentu akan ditekan melalui 3 produsen sehinga menjual ke pasar nanti kan Rp. 14 ribu saja, janji pak mentri pada saat meeting zoom akan diselesaikan dalam kurun waktu satu minggu," terangnya.

Kontributor: Rabiansyah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini