SuaraKalbar.id - Deni pergi memancing bersama rekan-rekannya dengan menggunakan tiga unit sampan.
Pada Sabtu pukul 10.30 WIB, Deni dan rekan-rekannya bergeser ke arah Hulu sekitar 5 Nauctimal Mil.
Pada pukul 12.15 WIB, Deni berpisah dengan temannya untuk kembali memancing di sekitar dermaga PLTD Sukaharja
Sekitar dua jam kemudian, teman-teman korban mendapat kabar dari pekerja yang berada di dermaga PLTD Sukaharja bahwa Sampan Korban ditemukan tenggelam beserta tas pancing milik korban di seberang dermaga PLTD Sukaharja.
“Sampan korban ditemukan, namun korban tidak ada. Sehingga rekan-rekannya berinisiatif melaporkan kejadian tersebut,” kata Kepala Kantor SAR Pontianak Yopi Haryadi.
Mendapatkan laporan tersebut, Tim SAR gabungan melakukan upaya pencarian Deni (30), korban yang dikabarkan hilang saat memancing di sekitar Sungai Pawan Dermaga PLTD Sukaharja Kabupaten Ketapang, Sabtu (2/4/2022).
Pencarian korban tenggelam masih terus dilakukanTim SAR gabungan hingga Senin (4/4/2022) pagi.
Upaya pencarian korban dilakukan di sekitar ditemukannya sampan korban.
“Kami melakukan pencarian di sekitar lokasi korban hingga lokasi yang agak jauh dibantu dengan pihak-pihak terkait serta keluarga korban agar keberadaan korban segera ditemukan,” pungkasnya.
Baca Juga:Jadwal Imsak, Jadwal Sholat, dan Jadwal Buka Puasa Ketapang hari ini 3 April 2022
Sampan dan Tas Pancing Tenggelam, Deni Hilang Saat Memancing di Sungai Pawan
Deni pergi memancing bersama rekan-rekannya dengan menggunakan tiga unit sampan.
Pada Sabtu pukul 10.30 WIB, Deni dan rekan-rekannya bergeser ke arah Hulu sekitar 5 Nauctimal Mil.
Pada pukul 12.15 WIB, Deni berpisah dengan temannya untuk kembali memancing di sekitar dermaga PLTD Sukaharja
Sekitar dua jam kemudian, teman-teman korban mendapat kabar dari pekerja yang berada di dermaga PLTD Sukaharja bahwa Sampan Korban ditemukan tenggelam beserta tas pancing milik korban di seberang dermaga PLTD Sukaharja.
“Sampan korban ditemukan, namun korban tidak ada. Sehingga rekan-rekannya berinisiatif melaporkan kejadian tersebut,” kata Kepala Kantor SAR Pontianak Yopi Haryadi.