Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Saat Puasa Ramadan 2026

Pertama, menyikat gigi secara teratur dua kali sehari, yakni setelah sahur dan sebelum tidur malam.

Suhardiman
Kamis, 19 Februari 2026 | 12:55 WIB
Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Saat Puasa Ramadan 2026
ilustrasi gigi (Omar Lopez-Rincon/Unsplash)
Baca 10 detik
  • Dokter Desy Marlin Sitomorang mengingatkan risiko gangguan kesehatan gigi mulut saat Ramadan 2026 akibat perubahan pola makan.
  • Pencegahan meliputi menyikat gigi dua kali, membersihkan sela gigi, serta rutin periksa dua kali setahun.
  • Gusi berdarah saat puasa bukan normal dan bisa menandakan penyakit gusi serius, perlu penanganan profesional.

SuaraKalbar.id - Masyarakat diingatkan untuk mewaspadai gangguan kesehatan gigi dan mulut selama bulan puasa Ramadan 2026. Perubahan pola makan serta berkurangnya asupan cairan dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan gigi dan mulut.

Hal ini dikatakan oleh Dokter Spesialis Periodonsia RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, drg Desy Marlin Sitomorang, Sp.Perio.

“Selama bulan puasa, kita harus lebih memperhatikan kesehatan gigi dan mulut,” katanya, melansir Antara, Kamis, 19 Februari 2026.

Ada empat tips untuk mencegah gangguan kesehatan gigi dan mulut selama berpuasa. Pertama, menyikat gigi secara teratur dua kali sehari, yakni setelah sahur dan sebelum tidur malam.

Kedua, membersihkan sela-sela gigi menggunakan alat bantu seperti sikat interdental atau benang gigi untuk mengangkat sisa makanan. Ketiga, memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Keempat, rutin memeriksakan kesehatan gigi dan mulut setidaknya dua kali dalam setahun di fasilitas kesehatan.

Salah satu masalah yang kerap muncul selama bulan puasa adalah peradangan gusi atau gusi berdarah. Jika mengalami gejala tersebut, masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke klinik gigi, khususnya layanan periodonsia.

Dirinya mengatakan bahwa gusi berdarah bukan kondisi yang normal dan dapat menjadi tanda adanya penyakit pada jaringan gusi.

“Gusi berdarah dapat menandakan adanya penyakit pada gusi, terlebih jika terjadi secara spontan dan dalam jumlah cukup banyak,” ujarnya.

Gejala yang perlu diwaspadai antara lain gusi berdarah disertai perubahan warna menjadi merah keunguan atau adanya kegoyangan pada gigi. Kondisi tersebut dapat mengindikasikan masalah kesehatan gusi yang lebih serius.

Ia menganjurkan masyarakat segera berkonsultasi ke dokter gigi untuk mengetahui penyebab pasti gusi berdarah.

“Apabila disebabkan oleh penumpukan plak atau karang gigi, maka perlu dilakukan tindakan pembersihan karang gigi secara profesional,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini