Baca 10 detik
- Deputi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyatakan asap karhutla di Kalimantan berpotensi mencapai negara tetangga akibat pergerakan angin musiman pada Senin (24/06/2026).
- Pusdatin BNPB Berton Pandjaitan meminta negara tetangga tidak saling menyalahkan serta fokus mengurangi dampak asap lintas batas pada Minggu (23/08/2026).
- Pemerintah mengerahkan 52 pesawat serta berbagai sumber daya optimal guna mengendalikan karhutla dan menekan produksi asap dari sumbernya.
Pemerintah juga menambah kekuatan TNI AU untuk memperkuat operasi penanganan karhutla di wilayah Kalimantan.
"Jadi fokus kita saat ini adalah mengendalikan api sedekat mungkin dari sumbernya dan secepat mungkin, karena apabila sumber kebakaran dapat dikendalikan, maka produksi asap dan potensi dampak lintas batas juga dapat kita tekan," pungkas Berton.