SuaraKalbar.id - Polres Bangkalan, Jawa Timur, kekinian telah menangkap enam pelaku terduga pemerkosaan janda muda yang berujung bunuh diri pada akhir Juni lalu.
Sementara satu pelaku lainnya masih buron.
Pemerkosaan secara bergiliran diduga dilakukan ketujuh pelaku di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Sabtu (27/6/2020) dini hari.
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menjelaskan, dari tujuh terduga pelaku, lima orang telah diamankan. Satu orang lagi dalam penjemputan dan satu lagi masih dalam pengejaran.
"Kemarin kita sudah amankan empat pelaku. Hari ini dua pelaku lagi kita amankan. Jadi total sudah enam pelaku. Untuk yang satu lagi masih kita buru," jelas Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra saat dihubungi Suara.com, Rabu (8/7/2020).
Untuk satu pelaku yang masih diburu, lanjut Rama, adalah pelaku yang sebelumnya disebut buram datanya. Namun saat ini identitasnya sudah jelas.
"Satu pelaku lagi sudah jelas identitasnya. Anggota masih bekerja untuk menemukan persembunyiannya," tegasnya.
Ditanya apa motif pemerkosaan yang dilalukan para pelaku, Rama masih belum bisa menjelaskan detail.
"Tunggu dulu. Setelah kita gali dari tujuh pelaku akan jelas semuanya," bebernya.
Diberitakan sebelumnya, seorang janda muda berusia 20 tahun memilih bunuh diri setelah membuat laporan ke polisi pada, Rabu (1/7/2020) lalu.
Korban bunuh diri dengan cara menenggak racun lantaran diduga depresi diperkosa tujuh pelaku secara bergiliran.
Berita Terkait
-
Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis
-
Piala Dunia 2026 Dibanjiri Gol Bunuh Diri, Rekor 2018 Terancam Pecah
-
Bintang Timnas Maroko Achraf Hakimi Akan Diadili dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Kasus Pemerkosaan EZ Buka Tabir Rentannya Buruh Disabilitas Perempuan di Perkebunan Sawit
-
PT USU Diduga Redam Kasus Pemerkosaan Buruh Tuli, Korban Di-PHK dan Pelaku Dipindah ke Luar Provinsi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Mahasiswi Stikes PHI Bekasi Asal Ketapang Meninggal Dunia, Keluarga Minta Kematian Diusut Tuntas
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Uang Negara Rp1,4 Triliun Berhasil Diselamatkan, Kejati Pastikan Perbankan Tak Nikmati Dana Ilegal
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah