SuaraKalbar.id - Pemerintah Kabupaten Mempawah menggelar operasi pasar (OP) gas elpiji tiga kilogram atau gas melon di sejumlah titik kecamatan mulai Rabu (29/7/2020).
Kegiatan ini akan dilaksanakan selama tiga hari di sembilan kecamatan untuk mencegah kelangkaan gas melon di pasaran.
Dalam surat edarannya bernomor 510/3837/Disperindagnaker-C, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail menerangkan, operasi pasar ini dilaksanakan dalam rangka upaya ketersediaan LPG 3 kilogram untuk rumah tangga dan usaha mikro.
"Operasi pasar berlangsung serentak selama tiga hari, yakni Rabu 29 Juli, Kamis 30 Juli dan Sabtu 1 Agustus 2020. Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Mempawah akan bekerja sama dengan Marketing Operation Regional (MOR) VI Branch Marketing Kalbarteng PT. Pertamina," seperti dikutip dari Suarakalbar.co.id--jaringan Suara.com, Senin (27/7).
Untuk itu, Ismail mengimbau para camat se-Kabupaten Mempawah segera berkomunikasi dengan jajaran forkopimcan di kecamatan masing-masing, sekaligus menginfomasikan ke masyarakat melalui para kepala desa, mengenai pelaksanaan operasi pasar ini.
"Dengan demikian, pada saat pelaksanaannya nanti, semua masyarakat dapat mengetahui dan bisa membeli gas LPG bersubsidi 3 Kg lewat operasi pasar tersebut. Dengan catatan, membawa fotokopi KTP/SIM, berlaku untuk satu orang satu tabung dan memindai salah satu jari dengan tinta yang tersedia," imbuhnya.
Jadwal Operasi Pasar
Sementara itu mengenai jadwal dan lokasi operasi pasar gas melon tersebut sebagai berikut.
1. Kecamatan Jongkat, Rabu (29/7) pukul 10.00 WIB bertempat di halaman Kantor Camat Jongkat dengan jumlah 560 tabung.
Baca Juga: Jual Sepeda Motor Pinjaman, Pemuda Gunung Kijang Nyaris Dihajar Warga
2. Kecamatan Segedong, Rabu (29/7) pukul 10.00 WIB berlokasi di halaman Kantor Camat Segedong, operasi pasar dengan jumlah 560 tabung.
3. Kecamatan Sungai Pinyuh, operasi pasar akan berlangsung dua hari. Yakni, di halaman Biro Pontianak Post Sungai Pinyuh pada Rabu (29/7), pukul 10.00 WIB dengan jumlah 560 tabung dan halaman Kantor Camat Sungai Pinyuh pada Kamis (30/7) pukul 10.00 WIB.
4. Kecamatan Sungai Kunyit, operasi pasar juga akan berlangsung dua hari, yakni, Rabu (29/7) pukul 10.00 WIB, di halaman Kantor Camat Sungai Kunyit dengan jumlah 560 tabung dan Kamis (30/7 pukul 10.00 WIB di halaman Kantor Kepala Desa Bukit Batu dengan jumlah 560 tabung.
5. Kecamatan Mempawah Hilir, operasi pasar berlangsung dua hari, yakni di halaman Kantor Camat Mempawah Hilir pada Rabu (29/7) pukul 10.00 WIB dengan jumlah 560 tabung kemudian di halaman Kantor Kepala Desa Pasir dengan jumlah 560 tabung pada Kamis (30/7) pukul 10.00 WIB.
6. Kecamatan Mempawah Timur, operasi pasar berlangsung dua hari. Hari pertama di halaman Kantor Camat Mempawah Timur pada Rabu (29/7) pukul 10.00 WIB lalu dilanjutkan di halaman Kantor Kepala Desa Sungai Bakau Kecil pada Kamis (30/7) pukul 10.00 WIB dengan jumlah 560 tabung.
7. Kecamatan Anjongan, operasi pasar dilaksanakan di halaman Kantor Camat Anjongan dengan jumlah 560 tabung pada pada Sabtu (1/8) pukul 10.00 WIB.
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
Terkini
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset
-
ASUS ExpertBook Ultra Diklaim Jadi Laptop Bisnis Flagship dengan AI 50 TOPS
-
Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja
-
Lima Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalbar, Izin Dibekukan dan Wajib Pulihkan Lingkungan
-
BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun hingga Triwulan II 2026, UMKM Tetap Jadi Penopang Utama