SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji memberikan ultimatum kepada warganya yang masih meremehkan virus corona.
Ia meminta garwarga Kalbar menahan diri tidak bepergian ke luar daerah. Hal ini lantaran kasus positif Covid-19 di Kalbar meningkat.
"Dan saya minta sementara orang Kalbar jangan keluar Kalbar dulu, kenapa mau jalan-jalan sekarang, jangan! Jaga kesehatan saja tetap di Kalbar," ujarnya seperti dikutip dari suarakalbar.co.id.
Bang Midji--sapaan akrabnya-- mengumumkan ada penambahan kasus baru Covid-19 di wilayahnya pada Kamis (17/9/2020).
"Hari ini 22 orang diantaranya ini ada klaster Soedarso. Jadi ada satu Kabid disana yang ya kadang nggak pakai masker. Akhirnya satu ruangan ini terjangkit semua," ujarnya.
Ia menyebut, masih ada masyarakat yang menganggap remeh Covid-19 hingga membuat orang lain tidak percaya dan akhirnya menjadi klaster baru.
"Ada lagi yang Covid dianggap main-main aja kadang nggak takut kadang dia takut. Dia pakai masker tapi dia dikompori ndak usah yakin, akhirnya klaster ini kena," bebernya.
Lebih lanjut Sutarmidji mengabarkan ada tiga klaster yang di dalamnya merupakan orang-orang tidak percaya Covid-19
"Pontianak, yang rada-rada antara percaya dan ndak percaya Covid itu. Akhirnye klaster yang 3 ini kena,” terangnya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Myanmar 'Lockdown' Mandiri
Dia menantang masyarakat yang tidak percaya virus ini, akan diangkut ke rumah sakit yang menangani pasien positif Covid-19.
“Yang tak percaya nanti saya angkut, saya bawa ke rumah sakit sana,” ancamnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan sampai saat ini, tempat isolasi untuk pasien Covid-19 di Kalbar memadai. Ada 116 orang yang tengah menjalani isolasi.
“Kalau tempat isolasi kite memadai. Yang isolasi sekarang 116 orang dan sekarang ini sebagian besar masyarakat di rumah sakit," jelasnya memungkasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026
-
PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama