Scroll untuk membaca artikel
M Nurhadi
Sabtu, 19 September 2020 | 10:55 WIB
Ilustarsi VCS. (Suara.com/Achmad Ali)

"Pada 14 September 2020, datang seorang pelapor untuk melaporkan suatu kejadian yang dialami oleh dirinya, kejadian itu diduga suatu tindak pidana pemerasan," katanya.

 "Kami memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan barang bukti," imbuhnya.

Siko juga menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim Siber Polda Kalbar terkait aduan yang dilaporkan oleh  pelapor berkaitan dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Kontributor : Eko Susanto

Baca Juga: Sudah Tujuh Anggota DPRD Riau yang Positif Covid-19

Load More