SuaraKalbar.id - Seorang tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Aziz Singkawang dinyatakan positif terjangkit virus corona.
Nakes tersebut sempat mengeluhkan gejala demam hingga kehilangan indra penciuman. Berdasarkan hasil tes swab positif terpapar Covid-19.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD Abdul Aziz Singkawang, Ruchanihadi.
"Hasil 'swab test'-nya (tes usap) keluar pada minggu lalu, yang mana pasien menunjukkan gejala, seperti demam, batuk, pilek, dan kehilangan penciuman," ujarnya di Singkawang, Kamis.
Setelah dilakukan pemeriksaan spesimen usap di laboratorium dengan alat Test Cepat Molekuler (TCM), ternyata hasilnya positif terkonfirmasi Covid-19.
"Untuk menindaklanjuti tenaga kesehatan tersebut, dikarenakan ada gejala, maka dirawat di ruang isolasi RSUD Abdul Aziz Singkawang, sedangkan rekan-rekan yang berada di ruang poliklinik terpaksa diliburkan selama dua hari (Sabtu dan Senin) serta dilakukan pemeriksaan 'swab' untuk petugas poliklinik dan apotek," sambungnya.
Ia mengatakan kondisi tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, saat ini sudah mulai membaik, di mana penciumannya sudah kembali normal dan sudah tidak ada demam maupun batuk dan pilek.
"Jadi kondisinya sudah mulai membaik," ungkapnya.
Lebih lanjut, Ruchanihadi.mengatakan jumlah petugas poliklinik dan apotek yang menjalani tes usap sekitar 60 orang.
Baca Juga: Rekor Baru! Sehari Tambah 4.465 Pasien, Positif Corona Jadi 257.388 Orang
"Semua sampel 'swab' kita kirim ke Pontianak dan sampai saat ini masih menunggu hasil. Alhamdulillah, mereka yang di-'swab' sampai hari ini belum ada menunjukkan gejala apapun," katanya.
Meski demikian, petugas RSUD Abdul Aziz Singkawang tetap memberikan pelayanan ke masyarakat dengan menggunakan alat pelindung diri.
"Artinya untuk pelayanan sejak Selasa (22/9) kemarin sudah dibuka kembali," ujarnya memungkasi. (Antara).
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran