SuaraKalbar.id - Tim gabungan dari TNI dan Polri bersama instansi terkait memperketat pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia di Kalimantan Barat.
Hal ini menyusul maraknya penyelundupan barang ilegal terutama narkoba dari Negeri Jiran.
Pengamanan ini dilakukan di pintu-pintu resmi maupun jalan tikus di kawasan perbatasan.
"Pengamanan berlapis tersebut, tidak hanya dilakukan saat ini saja, melainkan memang sudah berjalan lama dalam mencegah praktik ilegal dan menjaga keamanan di kawasan perbatasan," ujar Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go di Pontianak, Selasa (6/10/2020).
Baca Juga: Kabar Duka dari Kalbar, Innalillahi Fadhli Borneo KDI Meninggal Dunia
Dia menjelaskan, pengamanan di kawasan atau di daerah perbatasan memang lebih lengkap. Tidak hanya oleh TNI melalui Satgas Pamtas tapi juga oleh Polri, Bea dan Cukai, Imigrasi dan instansi terkait lainnya.
"Dengan sistem penegakan hukum kita yang berlapis itu, sehingga peluang pengungkapan kasus juga lebih tinggi, seperti pada hari Minggu (4/10) kemarin, Polda Kalbar, BNN dan Bea Cukai berhasil mengungkap kasus penyelundupan narkoba dalam jumlah cukup besar," ungkapnya.
Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari Ditresnarkoba Polda Kalbar, Bea Cukai dan BNN Provinsi Kalbar menggagalkan upaya penyelundupan narkotika, yakni sabu sebanyak 7,3 kilogram dan ekstasi sebanyak 15.000 butir di pinggir Jalan Tayan-Sosok Kecamatan Tayan Hilir, Sanggau, Kalbar pada Minggu (4/10).
Dalam pengungkapan peredaran gelap narkoba jumlah besar itu, diamankan lima tersangka, yakni masing-masing berinisial, DM, AA, PS, AK dan HT.
Kemudian, di tempat terpisah, di hari yang sama Satgas Pamtas Yonif 642/Kps juga menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 5,3 kilogram diduga dari seorang PMI (pekerja migran Indonesia) di Dusun Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.
Baca Juga: Warga Kalbar Dikagetkan dengan Penemuan Telur Berlafaz Allah
"Diamankannya seorang PMI ilegal berinisial BA (38), warga Desa Parit Baru Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, saat dia akan melintasi Jalan Inspeksi Patroli Perbatasan (JIPP) sektor kiri Desa Entikong, Kabupaten Sanggau, Minggu (4/10)," kata Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kps, Letkol (Inf) Alim Mustofa.
Berita Terkait
-
Pemerintah Lakukan Pengamanan Kegiatan Salat Idul Fitri dan Lokasi Rawan Bencana
-
20 Persen Warga Tak Mudik, Kapolri Prediksi Bakal Ada Lonjakan Volume Kendaraan saat Hari H Lebaran
-
BRI Pegang Peran Penting dalam Penyaluran KUR di Kalimantan Barat
-
Pengamanan Ketat Jelang Pelantikan, Kepala Daerah Terpilih Tak Boleh Bawa Ponsel hingga Tas
-
Ratusan Siswa Demo! Gagal SNBP 2025 Gegara Sekolah Lalai Input, Apa Itu PDSS?
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
Terkini
-
Panduan Jelajah Bukit Kelam: Destinasi Wisata di Sintang yang Menakjubkan
-
Mengenal Tradisi Gawai Dayak: Tempat Liburan Sekaligus Menyelami Budaya Lokal
-
Rute Perjalanan Darat dari Pontianak ke Kapuas Hulu: Apa yang Perlu Kamu Siapkan?
-
Kuliner Khas Kalimantan Barat: 7 Makanan yang Wajib Dicoba Saat Liburan
-
10 Tempat Wisata Alam Terbaik di Kalimantan Barat yang Wajib Dikunjungi