Usaha Intan Liana cukup terkenal di Kota Pontianak. Bahkan sebelum pandemi Covid-19 menyerang, produk anyamannnya juga diekspor ke luar negeri.
"Alhamdulilah kita pernah diajak ke Kuching, Malaysia mengikuti festival budaya bahkan di 4 negara seperti Brunei Darussalam, Filipina, Indonesia dan Malaysia," ceritanya.
Intan menuturkan peminat produk anyaman keladi air tersebut banyak yang berasal dari negeri Jiran.
"Banyak peminatnya, bahkan disana memang tak ada bahan anyaman dari keladi air tapi yang lain yang bukan keladi air banyak, itu karena dari ketahanannya," jelasnya.
Ia berharap agar kedepannya banyak masyarakat yang berkreasi membuat anyaman dari akar keladi air. Sebab, keladi air bila dimanfaatkan dengan baik dapat membantu perekonomian keluarga.
"Semoga semakin maju dan banyak peminatnya juga untuk membuat anyaman ini, karena jika ada binaan terus menerus, dengan bertambahnya pengrajin tentu usaha semakin besar," pungkasnya.
Kontributor : Eko Susanto
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
BRI Optimalkan Sistem Keamanan untuk Menjaga Rekening Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun