SuaraKalbar.id - Ada kabar Gatot Nurmantyo menolak penghargaan Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo. Benarkah? Isu itu dari media sosial.
Unggahan itu dibagikan oleh pemilik akun Facebook Key Karmia dengan narasi sebagai berikut:
"Syukur lah,ber arti hati ini tak salah dalam menilai! Semoga beliau tetap ber juang ber sama rakyat!"
Ia juga mengunggah sebuah foto Gatot dengan tulisan "Viral Terbaru Hari ini !! Gatot Tolak Bintang Mahaputera Dari Jokowi!? Brita Info News Hari Ini.."
Lantas benarkah Gatot Nurmantyo telah menolak Bintang Mahaputera dari Jokowi?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran, klaim yang menyebut bahwa Gatot telah menolak penghargaan Bintang Mahaputera dari Presiden Jokowi adalah klaim yang salah.
Faktanya, belum ada pernyataan dari Gatot dan pihak terkait soal penolakan Bintang Mahaputera dari Presiden tersebut.
Gatot mengaku belum merespons soal rencana pemerintah memberikan Bintang Mahaputera kepada dirinya pada Hari Pahlawan 10 November hari ini.
Baca Juga: Makna Hari Pahlawan Bagi Pesilat yang Pernah Peluk Jokowi dan Prabowo
Sementara itu, pemberitaan sebelumnya menyebut bahwa Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut Gatot diberikan penghargaan lantaran jabatan sebelumnya.
Gatot sendiri pernah menjabat sebagai Panglima TNI periode 2015-2017 dan Kepala Staf TNI AD ke-30.
Mahfud menjelaskan kalau anggota kabinet pemerintahan yang sudah selesai masa jabatannya satu periode, itu otomatis akan diberikan penghargaan Bintang Mahaputera Adipradana kecuali Panglima TNI dan Kapolri.
"Kenapa? Karena jabatan Panglima TNI dan Kapolri ini ada periodenya, presiden mau dipasang, selesai diberhentikan, gitu saja," jelas Mahfud saat dalam video yang ditayangkan melalui YouTube Kemenko Polhukam, Kamis (5/11/2020).
Menurutnya Gatot belum pernah mendapatkan penghargaan dan baru diberikan sekarang. Mahfud menyebutkan masih ada 30 tokoh lainnya yang juga bakal memperoleh penghargaan tersebut seperti mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
"Susi Pudjiastuti itu kan orang kritis kan juga tetap dapat, ada Retno Marsudi, kemudian Luhut Pandjaitan dan beberapa menteri yang sudah selesai tapi belum pernah mendapat itu nanti akan diberikan tanggal 11 November," ujarnya.
Berita Terkait
-
Makna Hari Pahlawan Bagi Pesilat yang Pernah Peluk Jokowi dan Prabowo
-
Juluki "Peng-Peng", Rizal Ramli Sebut JK Bikin SBY Kapok dan Jokowi Resah
-
Berseteru, Rizal Ramli Sebut JK Si Peng-peng Pembuat Gusar Dua Presiden
-
Bagikan 1 Juta Sertifikat Tanah, Jokowi Hadirkan 30 Perwakilan di Istana
-
Jokowi Turunkan Target Sertifikat Tanah Dari 10 Juta Jadi 7 Juta, Mengapa?
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
-
Panggilan yang Terlewat di Tragedi Sekadau, Kisah Korban Helikopter yang Menggetarkan
-
Pilot 20 Tahun Pengalaman, Kisah Capt Marindra Wibowo di Balik Tragedi Helikopter Sekadau
-
Siapa Patrick Kee? Eksekutif Malaysia Korban Helikopter Jatuh di Sekadau
-
8 Fakta Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir Bos Sawit Malaysia Berakhir Tragis