SuaraKalbar.id - Sebuah aksi pembunuhan terjadi di Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Seorang ibu menghabisi nyawa dua anaknya yang masih kecil.
Peristiwa ibu bunuh anak itu terjadi pada Rabu (25/11/2020) sekitar pukul 16.00 WITA hingga menggegerkan warga setempat.
Pelaku nekat membunuh dua anaknya yang masih berumur belasan tahun diduga karena mengalami depresi selepas suami meninggal dunia.
Warga setempat, Tarmizi saat dimintai keterangan menjelaskan peristiwa tersebut terjadi di perbatasan antara Desa Aluan Mati dengan desa Pagat Kecamatan Batu Benawa atau dulunya disebut desa Bundung tidak jauh dari SMKN 2 Barabai.
"Dari isu di masyarakat, ibu yang rela membunuh anaknya tersebut dalam kondisi stres berat sejak beberapa bulan yang lalu dan juga baru saja suaminya meninggal," katanya.
Dari keterangannya, seoramh tetangga sempat bertanya kepada pelaku usai kejadina.
"Kamana anak ikam badua kada talihat saharian" (kemana kedua anakmu seharian tidak terlihat)," kata tetangga.
Pelaku secara gamblang menjawab kalau anaknya tidak ada karena sudah dia bunuh.
"Anakku sudah ku bunuh keduanya," ujar pelaku kepada tetangganya.
Baca Juga: Tuding 107 Pelanggaran, Denny Indrayana Laporkan Cagub Kalsel ke Bawaslu
Merasa penasaran, warga pun mendatangi rumah korban. Ternyata benar, kedua anaknya memang telah meninggal dengan posisi telentang tanpa pakaian.
Ibunya yang membunuh pun juga telanjang dan teriak-teriak tidak karuan.
Menurut warga, kalau dilihat itu anaknya dibunuh dengan cara dicekik atau mulutnya ditutup dengan bantal. Namun itu nantinya tugas pihak kepolisian yang menyelidiki.
Saat diamankan pihak kepolisian pun pelaku masih teriak-teriak tidak karuan. Anaknya yang dibunuh tersebut berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.
Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto, melalui Ps Paur Subag Humas Aipda M Husaini saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut .
Pelaku telah diamakan sedangkan korban juga telah dibawa ke pelayanan kesehatan terdekat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga TBS Kelapa Sawit Kalbar April 2026 Tembus Rp3.726 Per Kilogram, Ini Rinciannya
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran