SuaraKalbar.id - Ada ritual doa sebelum Selebgram Ayu Wulantari bunuh diri lompar dari lantai 4 Hotel Rose Inn Jimbaran, Bali pada Sabtu (28/11/2020) pukul 10.30 Wita. Ritual doa itu dilakukan paman Selebgram Ayu Wulantari itu sendiri.
Paman Selebgram Ayu Wulantari sempat datang ke hotel untuk mengengok keponakannya itu. Hal itu di katakan Meli, pemilik penginapan tempat Ayu Wulantari menginap.
Paman Ayu Wulantari datang ke penginapan untuk ritual mecaru (ritual doa di agama hindu). Paman Ayu Wulantari mengungkapkan bahwa keponakannya sedang ada masalah keluarga.
"Tadi pamannya bilang keponakannya itu lagi banyak masalah keluarga, udah nggak pulang beberapa hari," tutur Meli, Sabtu malam.
Aksi bunuh diri Ayu Wulantari menggegerkan media sosial, selepas video tubuhnya terkulai bersimbah darah beredar. Setelah kejadian, suasana di hotel tersebut tampak sepi, pukul 18.00 Wita.
Ayu Wulantari bukan penghuni kamar hotel melainkan tamu yang menginap selama 2 hari belakangan karena penghuni hotel sedang ke Singaraja.
"Terakhir saya ketemu cowoknya itu katanya mau pergi ke Singaraja, sekitar seminggu lalu. Lalu beberapa hari lalu si perempuan ini datang sendirian dan menginap sendirian," kata Meli kepada SuaraBali.id.
Meli menuturkan tidak ada yang ganjal dari perilaku Ayu Wulantari karena orangnya ramah dan mau menyapa selama menginap di penginapannya tersebut.
"Ya dia sering main, karena cowoknya stay di sini sejak awal November lalu. Tapi kemarin dia datang pas cowoknya ngga ada, jadi penginapan ini ada harga untuk kost-kostan alias bulanan, dan cowoknya salah satu penghuni kost bulanan," katanya.
Baca Juga: Misteri Penyebab Tewasnya 2 Balita Seorang IRT di Riau Mulai Terkuak
Disinggung soal motif putus cinta, pemilik penginapan malah terkejut, karena menurutnya pasangan itu seperti tidak ada masalah.
Sementara saksi lainnya, Rami, menuturkan saat kejadian, dirinya melihat kerumunan orang. Saat mendekatm dia melihat tubuh Ayu Wulantari yang bergerak usai jatuh dan bersimbah darah.
"Ya tadi cuman lewat, terus saya lihat tubuhnya masih bergerak dan semua panik hingga melarikannya ke rumah sakit, tapi barusan katanya sudah meninggal di RS," ujarnya,
Kepala Polsek Kuta Selatan AKP Yusak Agustinus Sooai saat dikorfirmasi mengatakan KAW dinyatakan meninggal tidak lama saat dibawa ke rumah sakit.
Korban mengalami luka pada bagian kaki dan kepala depan dan dugaan sementara karena banyak masalah dan putus cinta.
Yusak menyebut dari keterangan saksi, sekira pukul 10.00 WITA, korban berada di lantai empat penginapan dan sempat bercerita dengan salah satu tamu yang menginap.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
-
Rupiah Tersengat Sentimen Demo, Ditutup Anjlok ke Level Rp17.744
-
Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor
-
Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban
-
Dihadang Barikade Polisi, Massa Mahasiswa Tertahan di Senayan Park Saat Menuju Gedung DPR
Terkini
-
Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen BRI untuk Ekonomi Kerakyatan
-
Semarak Merah Putih di Sofifi, BRI Dorong UMKM dan Potensi Ekonomi Desa
-
Asap Karhutla Kalimantan Sampai ke Negara Tetangga, Ini Kata BMKG
-
Kejutan BRI di Taiwan, Yuni Akhirnya Bertemu Sang Ibu Setelah Hampir Satu Dekade
-
Perkuat Layanan untuk PMI, BRI Resmi Luncurkan BRImo Taiwan