SuaraKalbar.id - Meski terlihat sepele, mengupil ternyata dapat berdampak serius. Mengupil membuat seseorang menyalurkan kuman di ujung jarinya ke hidung, serta menyebarkan bakteri atau virusnya ke segala sesuatu yang mereka sentuh sesudahnya.
Hidung merupakan salah satu dari tiga cara utama virus masuk ke tubuh, setelah melalui mata dan mulut.
Lendir yang mengering di dalam hidung disebut sebagai kerak, dan inilah yang diambil oleh kebanyakan orang saat mengupil.
Padahal, mengupil dapat membuat luka kecil pada lapisan epitel yang sangat halus di rongga hidung. Inilah pintu masuk virus untuk menginfeksi tubuh.
"Begitu penghalang (epitel) dicabut, kulit Anda langsung membuka lapisan kapiler, yang menjadi saluran untuk infeksi partikel virus," jelas ahli virologi molekuler Cedric Buckley, dilansir CNN.
Buckley mengatakan cara terbaik untuk menghilangkan kerak atau ingus adalah dengan meniup hidung ke tisu dan langsung mencuci tangan sesudahnya, bukan dengan mengupil.
Cara lainnya adalah dengan menggunakan neti pot. Ini adalah alat berbentuk teko kecil yang digunakan untuk mengaliri hidung dengan membilas rongga hidung menggunakan larutan garam.
"Ingat, kerak adalah ingus yang mengering. Jika kau membasahinya kembali, kau bisa mengeluarkannya atau ingus menjadi keluar sendiri," sambungnya.
Ia mengingatkan untuk tidak berbagi neti pot dengan orang lain, bahkan pasangan sendiri. Wadah tersebut juga harus tetap bersih.
Baca Juga: Kondisi Ini Bisa Tingkatkan Risiko Perempuan Alami Infeksi Jamur Vagina
"Ujungnya dibersihkan secara teratur sehingga kuman tidak masuk ke hidung dari penggunaan sebelumnya. Pastikan untuk menggunakan air yang sudah disterilkan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak
-
BRI Dukung Olahraga dan UMKM, Raih Penghargaan Sports Industry 2026