SuaraKalbar.id - Wafatnya Syekh Ali Jaber meninggalkan dukacita mendalam bagi sahabatnya Rino Trisno, seorang warga Mempawah, Kalimantan Barat.
Bukan tanpa sebab, setiap Syekh Ali Jaber berdakwah ke Kalbar selalu ditemani oleh Rino.
Rino mengaku hampir setiap wilayah di Kalbar pernah dikunjungi oleh sang ulama yang dikenal dengan dakwah menyejukkan dan mencerahkan tersebut.
“Iya, seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat telah dijelajahi Syekh Ali Jaber semasa hidupnya untuk berdakwah. Kecuali di Kabupaten Bengkayang, beliau tidak ke Kota Bengkayang, tapi berdakwah di Sungai Duri, Kecamatan
Sungai Raya,” jelas Rino Trisno, yang dihubungi Suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com), via telepon selular.
Pengusaha jasa perjalanan Mempawah juga mengungkap kalau Syekh Ali Jaber pernah menyampaikan perasaan bahagianya jika hendak berdakwah ke Kalbar.
Tak hanya sambutan para ulama yang luar biasa, masyarakat Kalbar juga dinilai Syekh Ali Jaber menyukai tausiahnya.
Berdasarkan catatan Suarakalbar.co.id, Syekh Ali Jaber sempat datang ke Kalbar untuk berdakwah atas undangan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kalbar yang dipimpin Wakil Gubernur Kalbar, Ria Norsan.
Pertemuan Terakhir Rino dan Syekh Ali Jaber
Rino sempat bertemu dengan Syekh Ali Jaber di Jakarta.
Baca Juga: Tersenyum saat Meninggal, Syekh Ali Jaber Dimakamkan di Tangerang
"Sebulan lalu, merupakan pertemuan langsung diri saya dengan beliau (Syekh Ali Jaber) di kediaman Rawamangun, Jakaeta Timur," kata Rino.
Kala itu, terang Rino, Syekh Ali Jaber kondisinya sudah terlihat kurang sehat. Tubuhnya kurus dan wajahnya pucat.
“Saya menduga beliau (Syekh Ali Jaber) sudah menderita sakit, juga karena kelelahan. Sebab dua minggu sebelum kami bertemu, saya mendapat kabar beliau sempat masuk rumah sakit karena kelelahan di Purwakarta,” ungkap Rino.
Rino tidak yakin jika Syekh Ali Jaber meninggal dunia karena menderita Covid-19 seperti yang ditulis sejumlah media nasional.
“Terlepas dari apa penyakit yang diderita beliau, ini sudah ketentuan Allah SWT. Kepergian beliau meski kita ambil hikmahnya untuk terus melanjutkan dakwah di bumi
Nusantara,” harap Rino.
Rino juga mengajak seluruh masyarakat muslim di Kalimantan Barat untuk bersama-sama menggelar salat gaib dan mendoakan agar amal ibadah Syekh Ali Jaber diterima Allah SWT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama
-
IPOSC 2026 Digelar Saat Karhutla Parah, Muncul Desakan agar Acara Sawit Dibatalkan
-
KM Virgo 8 Dikira Tenggelam, Menhub Ungkap Kondisi Terbaru Kapal Ternyata Terbalik
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro Naikkelaskan Jutaan UMKM
-
Dari PMI Jadi Pengusaha, Tati Purwanti Bawa Bubur Cirebon ke Jantung Kota Taipei