SuaraKalbar.id - Banjir susulan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sambas, Kalimatan Barat (Kalbar) mengakibatkan 13 kecamatan terendam air.
Dari jumlah tersebut, ada tiga kecamatan yang dilaporkan terdampak parah. Hal itu diungkapkan oleh Pelaksana Harian (PLH) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Yusran .
"Data sementara kecamatan yang terdampak parah adalah Kecamatan Sejangkung, Sajingan Besar dan Galing. Untuk kecamatan yang lain masih dalam pendataan," ungkapnya.
Banjir susulan yang melanda Sambas, kata dia.,disebabkan oleh intensitas curah hujan tinggi beberapa hari terakhir. Selain itu cuaca ekstrem dan air kiriman dari daerah lain juga menjadi penyebabnya.
Dampak dari musibah tersebut, esbanyak 51 desa di 13 kecamatan terendam banjir.
"Berdasarkan data sementara yang masuk terdapat 51 desa dari 13 kecamatan yang terendam banjir susulan," kata Yusron
Sementara itu, Kepala Desa Sendoyan, Kecamatan Sejangkung Juliansyah membenarkan di daerahnya mulai hari ini kembali terendam banjir. Banjir terjadi karena curah hujan yang tinggi dan diduga ada air kiriman Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.
"Bulan lalu kami sudah kebanjiran dengan ketinggian capai 80 cm. Nah, hari ini air signifikan mulai naik dan ketinggian sudah mrncapai 50 cm. Belasan rumah warga terendam banjir saat ini," katanya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian
-
Dari Investor Global hingga UMKM, BRI Bangun Koneksi Bisnis Lintas Negara
-
Dukung Pembangunan Nasional, BRI Salurkan KUR Rp167,01 Triliun hingga September 2026
-
Karhutla Kian Mengancam, 62.400 Balita Terserang ISPA: Pemerintah Harus Bertindak!