SuaraKalbar.id - Tiga orang yang mengaku wartawan ditangkap anggota Sat Reskrim Polres Sintang saat sedang berbagi uang hasil dugaan pemerasan.
Ketiga wartawan gadungan tersebut berinisial ER, P dan HM diduga melakukan pemerasan terhadap bos SPBU Sintang.
Mereka ditangkap di Warung Kopi Kita, Jalan PKP Mujahidin, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Sabtu(6/2/2021) sekira pukul 16.20 Wib.
Kasubbag Humas Polres Sintang, Iptu Hariyanto menerangkan, ketiga orang ini ditangkap atas dugaan tindak pidana pemerasan dan atau kejahatan kepada seseorang sebagaimana dimaksud dalam rumusan Pasal 368 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 335 ayat (1) ke 1e KUHP.
"Ketiga pelaku diamankan anggota Sat Reskrim Polres Sintang pada saat penyerahan uang oleh korban dan diterima oleh tersangka," jelasnya kepada SuaraKalbar.id, Selasa (9/2/2021).
Penangkapan dugaan pemerasan ini, berawal dari laporan korban, Abraham Siahaya yang mengaku mendapat ancaman. Kepada polisi, warga Baning Kota itu mengaku dimintai uang sebesar Rp 10 juta disertai pengancaman.
Berangkat dari laporan ini, tim Sat Reskrim Polres Sintang pun dikerahkan untuk melakukan penyelidikan.
Hasil pemeriksaan sementara, kejadian bermula pada Jumat (5/2/2021) sekitar jam 21.45 wib, ketiga orang ini mendatangi SPBU milik korban di SPBU Jalan Lintas Melawi-Sintang.
"Pelalu mengambil foto-foto konsumen yang mengisi BBM di SPBU tersebut dengan jerigen," ujar Hariyanto.
Baca Juga: Waspada buat Pemobil! Modus Baru Pemerasan dengan Cara Pura-pura Tertabrak
Kemudian, ketiga pelaku meminta sejumlah uang sebesar Rp 10 juta kepada korban. Dengan ancaman, jika korban tidak memenuhi permintaan itu, maka foto-foto tersebut akan dimuat ke media.
"Karena korban takut, terkait nama baik SPBU juga, maka korban kemudian menuruti permintaan itu," terang Hariyanto.
Namun, korban hanya menyanggupi memberi uang sebesar Rp 5 juta. Lalu, disepakati pertemuan dan penyerahan uang tersebut pada Sabtu 6 Februari 2021 di Warung Kopi Kita, Jalan PKP Mujahidin.
"Setelah menerima uang dari korban, saat itu juga para pelaku diamankan oleh anggota Sat Reskrim Polres Sintang," kata Hariyanto.
Saat ini ketiga pelaku masih diamankan dan diperiksa di Mapolres Sintang. Dalam penangkapan ini, polisi juga menyita barang bukti berupa uang perasan sebanyak Rp 5 juta dan handphone yang digunakan untuk memotret kegiatan di SPBU korban.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta