SuaraKalbar.id - YP (18), seorang pemuda terjun dari lantai 4 gedung kosong di di Jalan Tanjung Raya II, Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat (Barat). Pemuda terjatuh dan terkapar.
Diduga, insiden tersebut terjadi setelah korban ngelem menghirup aroma lem untuk mendapatkan sensasi mabuk). YP terjatuh karena diduga sedang ngefly atau halusinasi.
"Penyebab masih dilakukan penyelidikan. Namun berdasarkan keterangan saksi, jatuhnya korban tersebut dari lantai 4 bahwa diduga karena halusinasi saat menghirup lem fox," jelas Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, AKP Rully Robinson Polli, Sabtu (13/3/2021).
Rully menjelaskan, korban dilaporkan terjatuh pada Jumat 12 Maret 2021 sekira pukul 21.00 Wib. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek pada bagian perut dan memar di sekujur tubuhnya.
"Berdasarkan keterangan saksi yakni teman korban, bahwa pada Jumat saat magrib, saksi bersama korban serta satu temannya lagi pergi ke ruko kosong yang berada di Jalan Tanjung Raya II," jelas Rully.
Saat itu, ketiga pemuda ini langsung naik ke lantai 3 untuk ngelem (menghirup lem). Kemudian korban sendiri naik ke lantai 4. Sekitar setengah jam kemudian kedua temannya ikut naik menyusul korban ke lantai 4.
"Akan tetapi setelah sampai di lantai 4 tidak ada menemukan korban dan hanya menemukan sandal dan tasnya saja," kata Rully.
Setelah itu, kedua saksi mencoba untuk mencari korban ke rumahnya. Namun ternyata korban tidak berada di rumahnya. Saksi kemudian mencoba menanyakan kepada teman-temannya lewat WhatsAap.
"Setelah itu barulah didapat informasi bahwa korban berada di Rumah Sakit Yarsi Pontianak setelah dievakuasi warga," tutur Rully.
Baca Juga: Sopir Paket jadi Pahlawan, Tangkap Bocah 2 Tahun yang Jatuh dari Lantai 12
Sementara menurut keterangan ayah korban, kata Rully, ia mengetahui terjadi kejadian tersebut dari SI yang merupakan pacar korban. Setelah mengetahui kejadian tersebut kemudian ayah korban langsung ke tempat kejadian.
"Tetapi tidak menemukan korban dan kemudian saksi langsung pergi ke Rumah Sakit Yarsi dan mendapati korban sudah terbaring. Ayahnya mencoba untuk menanyakan kepada korban penyebab jatuh. Tetapi korban tidak mau berbicara, kemudian datang temannya memberitahukan bahwa sebelumnya mereka ngelem di ruko tersebut," ujar Rully.
Saat ini, kata Rully, korban masih mendapat perawatan intensif, sehingga belum bisa diambil keterangan. Sementara pihak orang tua korban menolak untuk dilakukan visum terhadap anaknya.
"Akibat terjatuh dari lantai 4 korban mengalami luka robek tubuh bagian pinggang sebelah kiri. Anggota juga menemukan sisa lem yang korban dan temannya hirup," tutup Rully.
Kontributor : Ocsya Ade CP
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Mantri BRI Buka Akses Perbankan hingga Pegunungan Toraja
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Pasang Rating BBRI Jadi Overweight, Ini Alasan JPMorgan Berikan Sinyal Positif
-
BRI Perkuat UMKM Eks Pekerja Migran Indonesia Lewat KUR dan Pelatihan Purna Migran
-
Ini Dedikasi Mantri BRI di Sumatera Utara: Menembus Batas Pelosok Demi UMKM Naik Kelas