SuaraKalbar.id - Baru-baru ini, video yang menampilkan sekelompok warga menyerbu gunung emas viral di media sosial.
Para warga terlihat berlomba-berlomba mengeruk emas dari gunung menggunakan berbagai alat yang mereka bawa.
Video itu salah satunya dibagikan oleh pengguna akun Twitter Algohbary. Setelah viral dan menjadi sorotan, terungkap fakta di balik aktivitas warga menyerbu gunung emas.
Usut punya usut, peristiwa itu terjadi di gunung emas yang terletak di Luhihi, provinsi Kivu Selatan Kongo atau sekitar lima kilometer dari arah Utara Bukav. Warga menyerbu daerah tersebut setelah tahu ada tambang emas.
Menyadur Times Now News, Sabtu (13/2/2021, namun kekinian, gunung emas telah ditutup oleh Otoritas Republik Demokratik Kongo.
Dalam salah satu video yang beredar, warga menggali tanah menggunakan sekop lalumengekstraksinya. Bahkan ada yang menggunakan tangan kosong untuk menggali gunung emas tersebut.
Sementara, dalam video lanjutan warga setempat terlihat mencuci logam mulia tersebut dan mengumpulkannya dalam sebuah.
"Arus masuk para penambang sangat besar sehingga memberikan banyak tekanan pada desa kecil itu," kata Venant Burume Muhigirwa, Menteri Pertambangan Kivu Selatan.
Dengan adanya kegiatan itu, pihak berwenang terpaksa melarang penambangan dan seluruh aktivitas di gunung emas ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Baca Juga: Tolak Tambang Emas Trenggalek, Emil Dardak: Saya Berusaha Melindungi Rakyat
Meskipun video tersebut viral pada awal bulan Maret ini, namun sebenarnya kejadian tersebut sudah terjadi sejak tanggal 27 Februari lalu.
Hal ini dikonfirmasi oleh kontributor BBC di Kongo, Byode Malenga. Ia menyatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada beberapa waktu sebelum videonya viral.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Kedai Kopi Lokal Paling Hits di Singkawang 2026, Ada yang Legendaris Sejak 1955
-
7 Bakso dan Mie Viral di Pontianak 2026, Nomor 4 Jadi Favorit Kuliner Malam
-
Proyek Harita Group Dikebut, Kayong Utara Bersiap Jadi Pusat Industri Alumina dan Aluminium
-
Harga Tabung Gas 12 Kilogram di Ketapang Tembus Rp260 Ribu, Warga Mulai Pangkas Belanja Dapur
-
5 Pondok Pesantren Favorit di Kalimantan Barat untuk PPDB 2026, Lengkap Estimasi Biaya dan Fasilitas