SuaraKalbar.id - Korlantas Polri memberlakukan tilang elektronik atau electronic traffic Law Enforcement (ETLE) secara serentak di sejumlah daerah mulai hari ini, Selasa (23/3/2021).
Namun Kalimantan Barat (Kalbar) belum memberlakukannya dan baru akan diterapkan pada April 2021 mendatang.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Lantas Polda Kalbar Kombes (Pol) Agus Dwi Hermawan.
"Hari ini secara nasional penerapan tilang elektronik diluncurkan di 12 Polda, dan untuk Polda Kalbar ditahap kedua pada akhir April 2021 mendatang," ujarnya seperti dikutip dari Antara.
Dia menjelaskan pihaknya akan menerapkan tilang elektronik di empat Polres di Kalbar, yakni Polresta Pontianak, Polres Kubu Raya, Polres Singkawang dan Polres Ketapang.
Tilang elektronik, kata dia, dapat menindak 10 pelanggaran lalu lintas, di antaranya pelanggaran lampu merah, marka jalan, pelanggaran ganjil genap, menggunakan ponsel, melawan arus, tidak menggunakan helm, pelanggaran keabsahan STNK, tidak menggunakan sabuk pengaman dan pelanggaran pembatasan jenis kendaraan tertentu.
"Untuk di Kalbar penerapan tilang elektronik pada 28 April 2021 mendatang dan diikuti oleh 11 Polda lainnya di jajaran Mabes Polri," ujarnya.
Dia pun berharap masyarakat Kalbar dapat mendukung penuh program ETLE ini demi ketertiban lalu lintas.
Agus bersama jajaran Forkopimda Kalbar menyaksikan melalui sarana virtual peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) nasional oleh Kapolri yang didampingi Ketua Mahkamah Agung dan beberapa Menteri Kabinet terkait lainnya.
Baca Juga: Sah! Ada 244 Kamera Tilang Elektronik Mulai Beroperasi Hari ini
Acara peluncuran yang diselenggarakan oleh Korlantas Polri, dilakukan secara nasional yang dibuka oleh Kapolri, dan diikuti oleh seluruh Polda jajaran Mabes Polri dan Polres-Polres di Indonesia.
Peluncuran tahap I ini masih diberlakukan untuk 12 Polda dan akan berlanjut pada tahap dua yang rencananya akan diluncurkan pada akhir April 2021 termasuk di Polda Kalbar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM
-
BRI Konsisten Buyback Saham untuk Optimalkan Nilai Pemegang Saham
-
Sempat Mangkir, Pamar Lubis Kini Ditahan Polda Kalbar
-
BRI Buka Peluang Karier Bagi Talenta Muda Lewat Program Magang Nasional
-
BRI Rayakan Perjalanan 131 Tahun dengan Semangat Kolaborasi dan Kepedulian