SuaraKalbar.id - Pertumbuhan tinggi badan diyakini hanya terjadi saat masa remaja. Kebanyakan wanita mencapai tinggi badan maksimal pada usia 16 tahun dan pria bisa berkembang sepenuhnya antara usia 14-18 tahun.
Sehingga pada usia 18 tahun ke atas, seseorang mungkin tidak bisa lagi menambah tinggi badannya karena sudah lewat masa pertumbuhan. Tapi, banyak aspek yang bisa memengaruhi tinggi badan seseorang, salah satunya komposisi genetik.
Tinggi atau tidaknya tubuh Amda ditentukan oleh keturunan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang mewarisi tinggi badan dari pihak ayah.
Di samping itu, penyebab orang berhenti tumbuh lebih tinggi setelah pubertas karena pelat pertumbuhan. Saat Anda mencapai pubertas, pelat pertumbuhan berhenti memanjang atau tumbuh akibat perbedaan hormonal.
Selain itu, faktor lainnya yang menentukan tinggi badan dan pertumbuhan Anda adalah faktor lingkungan eksternal, termasuk pola makan, makanan yang dikonsumsi, dan aktivitas fisik.
Karena itu, banyak orang percaya bahwa makanan dan olahraga tertentu bisa membuat perbedaan meskipun tidak besar-besaran.
Meskipun belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut, banyak penelitian telah mengamati bahwa perbedaan nutrisi dan peningkatan gaya hidup mampu membuat perbedaan tinggi badan rata-rata orang.
Lalu, bagaimana cara meninggikan badan setelah masa remaja?
Perlu diingat bahwa diet dan olahraga bisa membuat perbedaan nyata pada pertumbuhan badan. Tinggi badan Anda mungkin mengalami sedikit perubahan selama beberapa hari.
Baca Juga: 8 Makanan dan Minuman untuk Menambah Tinggi Badan Anda
Beberapa aktivitas sehari-hari dapat memengaruhi kadar cairan dan tulang rawan, yang bisa mengubah postur tubuh dan meninggikan badan.
Tapi dilansir dari Times of India, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meninggikan badan setelah usia 18 tahun.
1. Jaga postur tubuh
Jika Anda menghabiskan waktu berjam-jam duduk di meja dengan posisi bungkuk, kebiasaan ini akan membuat postur tubuh buruk dan terlihat lebih pendek. Karena, kebiasaan ini berdampak pada kurva alami dan kesehatan tulang belakang.
Jadi, Anda harus melakukan peregangan, latihan tulang belakang dan memanjangkan tulang belakang untuk memperbaiki postur tubuh agar terlihat sedikit lebih tinggi.
2. Yoga
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
-
Listyo Diberhentikan, Suyudi Dilantik Prabowo Siang Ini Jadi Kapolri Baru Usai Disetujui DPR
-
Listyo Sigit Prabowo Segera Diganti, DPR Setujui Komjen Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak