SuaraKalbar.id - Polisi membongkar praktik prostitusi berkedok layanan spa. Sejumlah orang turut diamankan termasuk satu orang terduga muncikari.
Prostitusi berkedok spa menawarkan pijat plus-plus dengan tarif mulai Rp 650 ribu.
Adapun lokasi bisnis esek-esek itu ada di Kecamatan Batulayar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Kasat Reskrim Polres Lombok Barat Polda NTB menuturkan dalam penggerebakan pada Senin (29/3/2021) lalu, seorang berinisial IR (46) diringkus.
Dia diduga sebagai muncikari di tempat itu. Selain IR ada juga sepasang pria dan wanita yang diamankan untuk dimintai keterangan.
Kepada polisi, IR mengakui dirinya menyediakan layanan pijat tradisional dan pijat plus-plus.
"IR juga menarik tarif yang berbeda sesuai dengan layanan yang diinginkan oleh pengunjung, sehingga setiap tamu yang datang bisa melakukan perbuatan asusila,” ujar Dhafid seperti dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com), Jumat (2/4/2021).
Sementara tarif yang dipasang IR, untuk pijat saja cukup membayar Rp 150 ribu. Sedangkan untuk pijat plus-plus, tamu harus menambah pembayaran hingga Rp 500 ribu.
“Jadi kalau mau plus-plus pengunjung harus merogoh kocek minimal Rp 650 ribu, bahkan bisa lebih,” ungkap Dhafid.
Baca Juga: Polres Lumajang Bongkar Bisnis Prostitusi Online
Selain pelaku, sejumlah barang bukti turut diamankan diantaranya; dua unit HP, uang tunai Rp500 ribu, buku register, satu sprei yang berisi bercak sperma, satu kondom, satu handuk, dan dua lembar bukti transfer.
Atas perbuatannya, terduga pelaku mucikari IR dijerat dengan Pasal 296, dan atau Pasal 506 KUHP, juga Pasal 56 KUHP, mengenai prostitusi dan layanan bisnis seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Sudah Lunas Rp54 Juta, Jemaah Haji Kalbar Masih Dibebani Biaya Tambahan Rp7,1 Juta
-
7 SD Swasta Favorit di Pontianak untuk PPDB 2026, Lengkap dengan Estimasi Biaya dan Keunggulannya
-
38 Ton Pinang Asal Kubu Raya Diekspor ke Bangladesh, Tapi Apa Khasiat dan Risikonya?
-
Telepon Itu Tak Pernah Dijawab, Charles Korban Helikopter Sekadau Pulang dalam Keheningan
-
Panggilan yang Terlewat di Tragedi Sekadau, Kisah Korban Helikopter yang Menggetarkan