Bahkan, jika diberikan dengan baik dan terus menerus, seorang anak akan memiliki tingkat kecerdasan moral yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak yang tidak mendapat penyampaian nilai moral melalui mendongeng.
Dongeng itu sendiri merupakan bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional.
Dongeng sangat bermanfaat bagi anak-anak seperti membiasakan membaca, mendapat nilai-nilai kehidupan dan budi pekerti, mengembangkan imajinasi dan kreativitas, sekaligus sebagai upaya menjaga cerita-cerita tradisional daerah agar tetap bertahan dan terus diingat dari generasi ke generasi.
"Cerita tradisional daerah kita di Kalimantan Barat, khususnya di Kubu Raya juga tidak kalah ragam dan narasinya. Setiap daerah pasti punya cerita. Walau pada saat ini perlu untuk lebih didengar, direkam bahkan dituliskan, agar terjaga dan berkelanjutan," kata Ahmad Sofian lagi.
Para penggiat literasi di Kubu Raya yang selama ini senantiasa melakukan kegiatan literasi kali ini berupaya memaksimalkan momen Hari Dongeng.
Dia bersama rekan-rekannya berhasil menyelenggarakan kegiatan mendongeng di enam taman baca yang ada di Kubu Raya.
Kegiatan ini berfokus kepada membacakan dongeng di sejumlah taman baca yang ada di Kubu Raya. Acara dilaksanakan selama 16 hari dimulai dari persiapan, pelatihan serta rangkaian mendongeng. Tentunya untuk lebih memasyarakatkan manfaat dari proses mendongeng.
Tahun Pertama
Ahmad Sofian menyatakan kegiatan mendongeng itu pertama kali dilaksanakannya di Kubu Raya. Pegiat literasi yang berjumlah 10 orang itu berbagi tugas dan peran dalam membacakan dongeng kepada anak-anak.
Baca Juga: Hari Dongeng Sedunia: Kapan Diperingati, Sejarah, Tujuan dan Maknanya
Lokasinya pun berpindah-pindah dari satu dusun ke dusun lainnya. Di antaranya dusun Wonosari Tebang Kacang, Lingga Selatan,Tanjung Saleh, Rasau Jaya, Punggur Kecil, Sungai Kupah, Sungai Tekong, dan Parit Rintis.
Ada beberapa manfaat dari kegiatan membaca dongeng ini, yaitu membiasakan budaya membaca, mendapatkan nilai-nilai kehidupan dan budi pekerti, mengembangkan imajinasi serta kreativitas, meningkatkan kemampuan berbahasa, mempererat hubungan emosional.
Tak hanya itu, hal ini juga agar lebih mengenal khasanah dongeng yakni global dan nasional, tetapi yang terpenting daerah sendiri. Serta sebagai upaya menjaga cerita-cerita tradisional daerah.
Kegiatan mendongeng diupayakan seceria mungkin. Agar anak-anak selain mendapat hiburan juga menikmati proses membacakan dongeng.
Secara bergantian Ahmad Sofian, Badarah, Dewi Wahyu Ningrum dari pegiat literasi di Kubu Raya membacakan cerita atau mendongeng. Tak ketinggalan Pradono, seorang seniman yang memiliki banyak pengalaman dalam seni panggung, teater dan puisi di Kalbar juga membawakan salah satu cerita dongeng tradisional yaitu dongeng Batu Menangis.
Kegiatan yang dilaksanakan di masa pandemi COVID-19 ini tetap mengedepankan protokol kesehatan. Karena di sela membacakan dongeng, Ahmad Shofie bersama teman-temannya juga membagikan masker dan selalu mengingatkan anak-anak untuk mencuci tangan.
Berita Terkait
-
Soal Vaksin Sinovac untuk Anak-anak, IDI: Belum Dipastikan Aman
-
Pemprov Kalbar Bakal Bangun Jembatan Korek-Pasak di Kubu Raya
-
Jangan Sampai Punah! Ini 4 Cerita Rakyat Indonesia Terbaik
-
Update! Google Assistant Kini Bisa Mendongeng
-
Hari Dongeng Sedunia: Kapan Diperingati, Sejarah, Tujuan dan Maknanya
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Peduli Hadir untuk Mahesa, Bantu Wujudkan Mimpi Lewat Sepeda
-
Potret Ekonomi Kerakyatan Jadi Tema BRI InFrame 2026
-
BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Perluas Akses KPP dan FLPP Termasuk Bagi Debitur UMKM
-
Fasilitas Terbatas Tak Jadi Halangan, 3 Pelajar Kalbar Sabet 2 Emas 1 Perak