SuaraKalbar.id - Kabar baik di tengah pandemi, seluruh daerah di Kalimantan Barat (Kalbar) kini berstatus zona kuning COVID-19 per Rabu (14/4/2021).
Ini berarti risiko penyebaran COVID-19 di Kalbar rendah. Tak ada daerah yang berstatus zona oranye COVID-19.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat, Harisson.
"Jika kita lihat dari peta penyebaran COVID-19 yang ada pada tanggal 14 April ini, semua daerah yang ada di Kalbar berada di zona kuning, dan sementara ini tidak ada daerah tang berada di zona oranye," ujarnya, Rabu (14/4/291).
Ia berharap agar semua Satgas COVID-19 di daerah bisa memaksimalkan penerapan protokol kesehatan selama bulan Ramadhan ini, agar tak berubah menjadi zona oranye COVID-19.
"Harapan kita semua daerah bisa kembali ke zona hijau dan mudah-mudahan ini bisa tercapai. Untuk itu, semua Satgas COVID-19 di daerah jangan kendor untuk menerapkan Prokes dan terus mensosialisasikan kepada masyarakat," tuturnya.
Kasus Positif
Harisson menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan 777 sampel tes usap yang masuk hari ini, setelah dilakukan pemeriksaan, hasilnya terdapat 92 orang yang positif dan 15 orang diantaranya dirawat di RS. Sementara itu, untuk kasus sembuh, Kalbar mendapat tambahan untuk sebanyak 59 orang.
"Jadi, sampai dengan tanggal 14 April ini, total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kalbar mencapai 6.585 orang, dengan kasus sembuh 5.898 orang (89,56 persen) dan kasus meninggal 35 orang (0,53 persen)," pungkasnya. (Antara).
Baca Juga: Ini Pentingnya Kasih Edukasi Covid-19 Bagi Anak di Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Promo Minuman dan Camilan Indomaret Mei 2026 Cocok Temani Libur Panjang Bersama Keluarga
-
Mumpung Ringgit Lagi Turun? Ini 6 Tips Belanja Barang Branded Malaysia via Entikong
-
Viral Bus Pontianak-Kuching 2026, Interiornya Disebut Mirip Pesawat dan Tiketnya Bikin Kaget
-
5 Fakta Josepha Alexandra, Siswi SMAN 1 Pontianak yang Viral Protes Juri LCC lalu Diundang Gibran
-
Setelah Heboh Protes Juri LCC Kalbar, Josepha Alexandra Akui Hidupnya Berubah