SuaraKalbar.id - Komplotan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) spesialis di masjid dan musala diringkus polisi.
Komplotan maling motor tersebut terdiri dari tiga orang yang masih memiliki hubungan keluarga. Mereka yakni wanita berinisial NS dan dua laki-laki yajbu MD dan FD.
Polisi mengamankan pelaku di Jalan HM Sanusi RT 08, Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah pada Selasa (20/4/2021).
Mengutip informasi dari akun Instagram @macan_kalsel, penangkapan ketiga pelaku tersebut,berawal dari tertangkapnya R alias Doyok (28) warga Banjarmasin Selatan saat terciduk beraksi di depan minimarket.
Doyok mengaku bersama tiga orang tersebut kerap melakukan curanmor di tempat ibadah.
Setelah diamankan, para pelaku curanmor diinterogasi oleh polisi. FD mengatakan sebenarnya aksinya dilakukan di sejumlah lokasi tak menentu di tempat ibadah.
"Gak nentu tempat dan waktunya nya, cuma pas misalnya jalan-jalan aja gitu nggak sengaja dapat," ujarnya.
FD lalu mengaku sudah sekira 14 kali mencuri sepeda motor dan mengungkap kendaraan yang biasanya diincar.
"Ya paling Jupiter Z, Jupiter MX dan kebanyakan Honda Beat," sambungnya.
Dia bilang, biasanya beraksi di masjid dan pesantren saat orang-orang sedang menunaikan sholat.
Baca Juga: Gara-gara Tak Bisa Buka Jok, Kedok Maling Motor Terbongkar
Polisi lalu bertanya, "Nah kamu nggak mikir kah, orang sholat kamu curi motornya? Apa nggak ada dia untuk diri sendiri supaya tobat?".
FD lantas menjawab kalaudirinya sebenarnya kepengin tobat.
"Ya pasti adalah (Pak)," kata dia.
Namun polisi menyangsikan jawaban itu. Sebab, FD, seorang residivis yang baru keluar penjara seperti tak kapok
"Kamu baru keluar aja udah nyuri 14 kali, kamu bilangnya mau tobat," kata polisi.
FD pun berdalih, "Enggak lama stop pak".
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Hadirkan ORI030, Investasi ORI dengan Kupon Tetap Hingga 7,00%
-
BRI Peduli Dorong KWT Bogor Naik Kelas Lewat Inovasi Olahan Pala
-
BRI dan Danantara Perkuat Fundamental, Cost of Fund Turun ke 2,33%
-
BRI dan Danantara Perkuat Transformasi, Dividen Jumbo Capai Rp52,1 Triliun
-
Perkuat Tata Kelola, BRI Terapkan Zero Tolerance untuk Fraud dan Korupsi