Mark Nathan Harmony atau Marki lahir pada 4 Mei 1996 di Cleveland, Ohio, Amerika Serikat. Keluarga Marki kemudian pulang ke Indonesia 6 bulan kemudian setelah Marki lahir. Sejak usia 5 tahun Marki sudah menggeluti olahraga tenis.
Kecintaannya pada tenis kemudian membawanya meraih banyak prestasi. Di usianya yang ke-9 tahun, Marki sudah menjadi petenis yang menempati posisi pertama di Indonesia berdasarkan kategori kelompok umur. Bahkan hampir di setiap kategori kelompok umur, Marki berhasil menorehkan prestasi sebagai yang terbaik.
Sempat mengenyam pendidikan di SMP 19 Kebayoran, Jakarta, di usianya yang ke-15 tahun, Marki dan keluarganya pun pindah ke Amerika Serikat. Ia disekolahkan di New Braunfels, Texas. Selama di sana, Marki dikembangkan menjadi atlet tenis yang rutin mengikuti berbagai kompetisi hingga mendapat beasiswa di University of Texas at San Antonio.
Tapi beasiswa yang diterimanya hanya bertahan selama 2 tahun. Setelah beasiswa dicabut, Marki harus bekerja untuk dapat membiayai kuliah hingga prestasi di tenisnya pun menurun. Namun ternyata usahanya itu belum mampu memenuhi kebutuhan hidupnya. Ia sempat depresi dan merasa sendiri karena tak ada yang bisa membantunya. Sempat muncul keinginan.
Marki kemudian memutuskan masuk ke US Navy. Saat ini, ia sedang ditugaskan di Yokosuka, Jepang dan sudah menetap di sana selama 1,5 tahun. Ia bertugas di kapal induk Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Rakerwil ICDN Kalbar, Cendekiawan Dayak Didorong Jadi Aktor Utama Pembangunan
-
Meski Pasar Berfluktuasi, BRI Tetap Percaya Diri dengan Buyback Saham Rp500 Miliar
-
BRI Tegaskan Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham
-
Jutaan Ikan Mati Mendadak di Mempawah, Kerugian Pembudidaya Diperkirakan Miliaran
-
Perbanas Menyatakan Siap Dukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional