SuaraKalbar.id - Warga Desa Penjalanan, Penjalanan Kecamatan Simpang Hili, Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat belakangan dibuat tak tenang. Mendadak banyak pohon kelapa rusak.
Pelaku perusak pohon kelapa warga pun ditemukan. Pelakunya seekor orangutan yang masuk perkampungan.
Ketua Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Simpang Keramat mengatakan orangutan tersebut tersesat sudah beberapa waktu belakangan.
Hewan itu masuk ke kebun kelapa warga dan merusak ratusan kelapa.
"Orangutan yang diperkirakan telah satu bulan lebih tersesat di kebun warga tersebut telah merusak kurang lebih 400- 500 kelapa warga dengan memakan umbutnya," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Jumat (30/4/2021).
Dengan hal itu, ia berharap ada bantuan dari pihak terkait untuk bisa menyelamatkan hewan yang dilindungi tersebut terutama persetujuan dari pihak BKSD.
"Kami tim LPHD bersama lembaga lain seperti NGO Yayasan Palong dan IAR hanya bisa memantau saja karena kami tidak punya wewenang untuk menangkap orangutan itu sebelum ada instruksi dari BKSDA," kata dia.
Orangutan merupakan satwa endemik Indonesia yang keberadaannya hampir punah dan telah di lindungi oleh peraturan perundang- undangan yang berlaku di Indonesia yaitu Undang-Undang No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.
Di Kalimantan Barat, keberadaannya sudah sangat jarang ditemukan dan hanya di kawasan hutan lindung. Sedangkan kasus orangutan masuk ke perkampungan, hanya hitungan jari.
Baca Juga: Bantu Nelayan, Pangkalan BBM dan Pabrik Es Akan Dibangun di Pulau Pelapis
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Target Transaksi UMKM Rp1,75 Miliar di Gawe Dayak Singkawang, Mampukah Tercapai?
-
BMKG Ingatkan Hujan Lebat Masih Mengintai Kalbar, Sejumlah Wilayah Diminta Waspada
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
Kasus 3 Ons Sabu Gegerkan Ketapang, Tiga Oknum Polisi Kini Diperiksa
-
Keributan Sesama Pria Asal Brunei di Blok M Berujung Maut, Satu Orang Tewas