SuaraKalbar.id - Larangan mudik Lebaran bakal diterapkan secara ketat di Kalimantan Barat. Pejabat Pemerintah Provinsi atau Pemprov Kalbar yang nekat mudik bakal disanksi.
Hal itu disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji. Dia menegaskan tidak ada cuti Lebaran bagi pejabat Pemprov Kalbar sehingga dilarang mudik.
Sutarmidji ancam pejabat cuti Lebaran dengan memberikan ultimatum.
"Untuk pejabat di lingkungan Pemprov Kalbar tidak ada yang boleh curi-cutian," ujar Sutarmidji kepada sejumlah awak media, Selasa (4/5/2021).
"Coba saja nanti. Lihat saja nanti, (jika nekat) kalau tak nanges memang lah (dibuat menangis, red)," ancamnya.
Sebelumnya, orang nomor satu di Kalbar itu mengatakan pihaknya melarang mudik saat Lebaran 2021 guna mencegah penularan Covid-19.
"Mau itu mudik lokal mau itu mudik interlokal, mudik tetap tidak boleh. Titik! Apa sih susahnya," kata Sutarmidji.
Larangan mudik itu diberlakukan kepada semua warga, tanpa terkecuali. Termasuk ASN/PNS di Kalbar tetap dilarang mudik.
Sutarmidji bakal memantau pergerakan para PNS. Bila ada yang bandel, maka dia akan melacak lokasi PNS tersebut.
Baca Juga: Meski Mudik Dilarang, Garuda Indonesia Tetap Beroperasi Normal
"Nah, untuk Pegawai Negeri (PNS) awas ya. Saya mau cek nanti kita lokasi ponselnya. Kalau matikan lokasinya, berarti dia mudik," kata Sutarmidji.
Larangan mudik ini juga disampaikan Sutarmidji melalui unggahan di akun Facebook pribadinya. Dia berharap warga patuh dan kompak memerangi pandemi Covid-19 dengan tidak mudik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WEF Davos 2026, BRI Teguhkan Komitmen UMKM dalam Agenda Keuangan Berkelanjutan
-
BRI Bina Puluhan Ribu Klaster untuk Percepat Kenaikan Kelas UMKM
-
Apa Saja Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat? Warisan Budaya yang Sarat Makna
-
Apa Saja Tarian Tradisional Kalimantan Barat? Berikut Rinciannya
-
4 Pilihan Makeup Wudhu Friendly untuk Wanita Muslim Aktif, Halal dan Tahan Lama