SuaraKalbar.id - Setiap daerah memiliki tradisi khusus saat Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran. Di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat ada sebuah acara yang cukup populer yakni tradisi perang petasan.
Tradisi perang petasan yang digelar setiap hari pertama lebaran di jembatan Sungai Pinoh, Kabupaten Melawi.
Acara tersebut kerap menjadi tontonan warga, baik dari dalam maupun luar daerah.
Namun, lantaran masih pandemi Covid-19, tradisi perang petasan bila digelar akan diawasi oleh polisi.
Ini bertujuan untuk mencegah penularan Covid-19 karena potensi kemunculan klaster baru.
Jajaran kepolisian bersama Forkopimda Kabupaten Melawipun sudah mempersiapkan pengamanan dalam mengantisipasi kerumunan warga.
"Perang petasan perku kita antisipasi agar tidak ada kluster baru Covid-19 dan menjamin keamanan serta kamseltibcarlantas bagi warga masyarakat yang melintas di jembatan tersebut," ujar Kabag Ops Polres Melawi, Aang Permana seperti dikutip dari suarakalbar.co.id (jaringan Suara.com).
Pihak kepolisian berharap masyarakat juga ikut serta dalam upaya mencegah penyebaran virus corona dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah.
Salah satunya tidak menimbulkan kerumunanan yang dikhawatirkan munculnya kluster baru.
Baca Juga: Tanggapi Isu Pungli, Harisson Pastikan Rapid Test Antigen di Dinkes Gratis
"Kami berharap tidak adanya upaya masyarakat untuk menimbulkan kerumunan ditengah pandemi Covid-19 yang
belum surut ini. Termasuk kegiatan perang petasan ini," tegasnya.
Dia meminta kepada seluruh personel agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggungjawab.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Tips Belanja Gadget di Batas Negara: Cara Cek IMEI Agar Tidak Terblokir saat Pulang ke Pontianak
-
Rahasia Rambut Hitam Berkilau Wanita Dayak: Manfaat Akar Kayu yang Tidak Ada di Salon Jakarta
-
Road Trip Trans Kalimantan: 5 Barang Wajib agar Mobil Tak Tumbang di Tengah Hutan
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap