Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita
Jum'at, 14 Mei 2021 | 17:26 WIB
Konsep masjid terapung di Pontianak. (ist)

Edi Rusdi Kamtono mengatakan, ia memang memiliki keinginan ada tambahan karya arsitektur yang bisa menjadi salah satu landmark kota di tepian Sungai Kapuas berupa masjid terapung.

"Gagasan konsep pembangunan masjid di tepian sungai ini, sebagai implementasi menyatu dengan lingkungan alam sehingga membuat ikatan kuat antara manusia dengan pencipta-Nya," ucap Edi kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/5/2021).

Edi mengaku, belum bisa menentukan letak persisnya pembangunan masjid ini. Menurutnya, masih perlu dilakukan kajian lebih detail untuk menentukan titik yang tepat.

"Berdirinya masjid terapung ini membawa filosofi yang dalam. Utamanya habluminannas dan habluminallah," ucap Edi.

Baca Juga: Berbeda Sehari, Hari Ini Penganut Islam Aboge di Banyumas Gelar Salat Id

Masjid terapung tersebut, sambung dia, memiliki desain arsitektur yang menarik dan berbeda dari lainnya. Desainnya tidak terlepas dari kehidupan di sepanjang tepian Sungai Kapuas dengan keberadaan rumah-rumah tepian sungai, aktivitas kapal bandong dan lainnya.

Dinding-dinding didesain dengan celah-celah sedemikian rupa sehingga cahaya menembus di deretan saf tempat bersujud.

"Untuk desainnya kita menyerahkan pada arsitek Pontianak yang punya inovasi dan kepedulian terhadap ekowisata," tutup Edi.

Kontributor : Ocsya Ade CP

Baca Juga: Rusak Fasilitas Masjid, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Load More