SuaraKalbar.id - Bersamaan dengan penerapan PPKM Mikro Pontianak mulai Senin (14/6/2021), ditemukan pelanggar aturan jam malam.
Ada warung kopi (warkop) yang masih membuka lapaknya hingga malam hari. Padahal aturan PPKM Mikro, mesti tutup jam 22.00 WIB.
Walhasil, belasan pengunjung warkop ditindak dengan disuruh test swab. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Pontianak Sidiq Handanu.
"Ada satu warkop yang masih beroperasi di atas jam malam yang dibatasi hingga pukul 22.00 WIB, sehingga semua pengunjung kami tes usap," ujarnya, Selasa (15/2).
Sementara itu, hasil tes usap baru akan keluar tiga hari ke depan.
Terbukti melanggar aturan PPKM Pontianak, warkop pun ditutup sementara.
"Kami akan gencar dan rutin melakukan razia terhadap warkop yang bandel hingga penerapan PPKM berakhir," pungkas Sidiq.
Sebelumnya, Polresta Pontianak menutup sejumlah jalan mulai Senin malam untuk mengintensifkan PPKM Mikro.
Ada beberapa ruas jalan yang ditutup sehingga ada rekayasa lalu lintas mulai pukul 20.00 WIB.
Baca Juga: PPKM Mikro Diperpanjang hingga 28 Juni, Kantor di Zona Merah Wajib WFH 75 Persen
"Kami melaksanakan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas untuk mendukung penerapan PPKM skala mikro secara ketat di Kota Pontianak dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pontianak," ujar Kasatlantas Polresta Pontianak, Kompol Rio Sigal Hasibuan.
Menurut dia, pengalihan atau rekayasa arus lalin diterapkan di Simpang Flamboyan, yaitu dari Jalan Veteran menuju Jalan Gajah Mada, kemudian simpang Jalan Diponegoro menuju Jalan Gajah Mada, kemudian Jalan Hijas dan Jalan Ketapang dari arah Jalan Tanjungpura dan Jalan Reformasi.
Dia menambahkan pengalihan arus tersebut dilaksanakan selektif prioritas. Jadi ada beberapa orang yang tetap dizinkan melintas seperti petugas kesehatan, pasien rumah sakit atau orang yang akan menuju apotek, ojek online, dan penduduk di daerah tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Pedagang Pakaian di Simeulue Sepi Pembeli Jelang Lebaran 2026, Daya Beli Masyarakat Menurun
-
Lonjakan Perdagangan Ternak di Pasar Hewan Aceh Besar Jelang Tradisi Meugang Lebaran 2026
-
6 Sopir Travel Terindikasi Positif Narkoba
-
Sekretaris dan Bendahara Bawaslu Pegunungan Arfak Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah
-
Jangan Sepelekan Suara Serak, Ini Penjelasan Dokter