SuaraKalbar.id - Makanan beku disukai banyak orang karena dianggap praktis dikonsumsi dan bisa tahan lama. Sayangnya, konsumsi makanan ini terlalu sering tentu tak baik untuk kesehatan.
Melansir dari Healthshots, kebanyakan makanan beku punya kualitas nutrisi yang sangat rendah. Selain itu, konsumsi makanan beku juga meningkatkan risiko beberapa penyakit berikut, antara lain:
Meningkatkan tekanan darah
Menurut penelitian, makanan beku bisa meningkatkan tekanan darah karena mengandung sodium dalam jumlah tinggi. Mengkonsumsi terlalu banyak natrium juga meningkatkan risiko kondisi medis lain seperti stroke dan penyakit jantung.
Pati yang digunakan untuk menjaga makanan beku tetap segar membantu menambah rasa dan tekstur pada makanan. Pati bakal diubah menjadi gula sebelum pencernaan berlangsung. Setiap kenaikan kadar gula bisa menempatkan Anda pada risiko diabetes.
Risiko penyakit jantung
Makanan kemasan atau beku mengandung lemak trans yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan juga terkait dengan penyumbatan arteri. Lemak ini meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Kondisi tersebut berkontribusi pada penyakit jantung.
"Natrium juga biasanya tinggi dalam makanan beku di mana bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh," ujar ahli gizi selebriti Manisha Chopra.
Baca Juga: Awas, Kebanyakan Makan Camian Berbahan Tepung Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung
Berat badan atau obesitas
Makanan beku juga sangat tinggi lemak. Rasio lemak terhadap karbohidrat dan protein dalam makanan ini hampir dua kali lipat sehingga sarat kalori.
Risiko kanker pankreas
Ada penelitian yang menunjukkan bahwa makan makanan beku bisa menyebabkan kanker pankreas.
"Sosis beku, salami, atau makanan lainnya bisa meningkatkan risiko terkena kanker. Ini biasanya karena bahan pengawet yang digunakan dalam makanan beku ini," tutur Chopra menerangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Kebakaran di Nanga Pinoh di Momen Lebaran 2026, Sejumlah Bangunan Hangus Terbakar
-
Waspada! Potensi Hujan Sedang di Kalbar Hingga Akhir Maret 2026
-
Jangan Langsung Dicuci! Ini Cara Merawat Baju Olahraga Agar Tetap Awet dan Tidak Bau
-
5 Tanda Anak Kekurangan Protein yang Sering Tidak Disadari, Orang Tua Harus Tahu!
-
Antrean BBM Panjang di Pontianak, Warga Sudah Resah: Benarkah Tidak Langka?