SuaraKalbar.id - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten/kota, segera menetapkan status bencana daerah. Hal itu menyusul banjir yang menerjang sejumlah wilayah di provinsi paling barat Kalimantan itu akibat hujan lebat sejak Selasa (13/7/2021).
Disitat dari Insidepontianak.com, Sutarmidji memastikan, Pemrov Kalbar siap menyuplai kebutuhan pangan, untuk warga yang terdampak banjir.
“Saya sudah arahkan BPBD masing-masing daerah buat statusnya apa. Kalau perlu suplai pangan provinsi, kita suplay. Cadangan pangan kita masih cukup,” kata Sutarmidji, Kamis (15/7/2021).
Menurutnya, penetapan status bencana daerah diperlukan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Karena itu BPBD di kabupaten/kota harus segera menetapkan status bencana di daerahnya masing-masing.
“Makanya BPBD cepat buat status darurat, sampaikan ke Provinsi. Kita keluarkan cadangan makanan,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
2.862 Rumah Kebanjiran di Kapuas Hulu Kalbar
-
Penampakan Mengerikan Banjir di Eropa: dari Jerman hingga Belanda, Tewaskan 33 Orang
-
Dampak Banjir Kapuas Hulu: Ribuan Rumah Terendam, Akses Jalan Putus
-
Jerman Diterjang Banjir, Empat Orang Tewas dan 30 Lainnya Masih Hilang
-
Negara Bagian di Jerman Diterjang Banjir, 30 Orang Hilang dan 6 Rumah Ambruk
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Saat Keluarga Pasien di Pontianak Panik Cari Darah, Modus Penipuan Mulai Bermunculan
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
5 Sepatu Lari Terbaik untuk Lari Santai di Waterfront Kapuas Pontianak saat Sore Hari
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha