Scroll untuk membaca artikel
Husna Rahmayunita
Rabu, 28 Juli 2021 | 08:34 WIB
Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan cairan disinfektan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (14/6/2020). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]
  • Makan tiga kali sehari (pagi, siang dan malam)
  • Laundry tiga potong baju per hari
  • Free WiFi dan parkir
  • Konsultasi dokter melalui telepon setiap hari (Dr. Fahri dari Laboratorium Amelia Clinic dan Prolepsis
  • Kunjungan dokter atau perawat 2-3 kali, dapat vitamin
  • Satu kali tes PCR (di hari ke-7).

Pemberian fasilitas isoman bagi anggota dewan ini memicu komentar warganet di jagat maya. Banyak yang menilai, fasilitas ini berlebihan bagi sekelas wakil rakyat.

Terlebih, masih banyak orang yang lebih membutuhkan. Tak sedikit yang kemudian menyarankan anggaran fasilitas isoman anggota dewan diperuntukkan untuk menolong rakyat yang menjerit kelaparan di tengah pandemi.

Warganet pun memberikan beragam komentar sinis, karena tak sepakat dengan fasilitas isoman anggota dewan. Itu seperti yang terlihat dalam kolom komentar unggahan cuitan AREAJULID yang mengunggah pemberitaan serupa.

"Manusia 1/2 dewa, yaa statusnya sih berbeda. Tapi ga pake uang negara juga kali," kata @litbo***.

Baca Juga: Keren! Usaha Online Ini Layani Belanja Sayuran untuk Warga yang Melakukan Isoman

"Yaelah pajak yang gua bayar buat begidian ngga ikhlasss," sahut @akugabe**.

"Bisa ga sih mereka tuh mikir gitu alangkah lebih baiknya dana yg selama ini mereka nikmati di alihkan buat penanganan covid aja. Apa rumah mewah mereka gak cukup buat isoman apa harus hotel berbintang?," timpal @uyi***.

"Giliran rakyat kmrn nyari ambulan aja susah, rs byk yg nolak, trus ga dapet oksigen. Lha ini ditanggung negara, manja banget," timpal @scasc***.

Di sisi lain, ada pula yang berusaha berpikiran positif akan fasilitas isoman anggota dewan.

Baca Juga: 3 Tempat Isolasi Mandiri di Makassar, Pasien Covid-19 Silahkan Pilih

Load More