SuaraKalbar.id - Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 resmi ditutup pada Senin (26/7/2021). Sejunlah formasi CPNS kosong peminat hingga hari terakhir pendaftaran.
Seperti yang terlihat di Singkawang, Kalimantan Barat. Ada beberapa formasi yang tidak ada pendaftarnya.
Formasi itu yakni Epidemiolog Kesehatan Terampil, Dokter Spesialis dan Penyuluh Kesehatan Terampil. Semuanya formasi CPNS bidang kesehatan.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Singkawang, Zulhiar menyebut formasi dengan pendaftar yang paling banyak adalah Bidan Terampil dan Perawat Terampil.
"Sedangkan formasi yang paling sedikit yaitu Pengelola Terminal, Dokter Spesialis Saraf dan Dokter Spesialis Anastesi," ujarnya seperti dikutip dari Antara, Rabu (28/7/2021).
Pemerintah Kota Singkawang, menurutnya telah membuka pendaftaran CPNS dan PPPK seluas-luasnya sesuai kebutuhan formasi.
Bahkan, BKPSDM Singkawang juga telah memperpanjang waktu pendaftaran, dimana sebelumnya harus berakhir pada 21 Juli diperpanjang hingga 26 Juli 2021.
"Namun penyebab formasi yang kosong adalah dari sisi pelamar, tepatnya kami tidak bisa memprediksi minat, pertimbangan dan kemauan dari pelamar," sambungnya.
Singkawang sendiri mendapat kuota sebanyak 698 formasi pada penerimaan CPNS dan PPPK tahun 2021.
Baca Juga: Ketat! Pelamar CPNS Kemenag Aceh Capai 3.808 Orang untuk Perebutkan 44 Formasi
Zulhiar melanjutkan hingga hari terakhir pendaftaran, di Singjawang pelamar CPNS ada sebanyak 2.527 orang, sedangkan PPPK ada 473 orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Cara Menghilangkan Bekas Luka Gatal dengan Salep Herbal Lokal Khas Suku Dayak, Benarkah Ampuh?
-
Tips Memilih Helm yang Nyaman dan Tidak Bikin Pusing untuk Perjalanan Jauh Trans Kalimantan
-
Dana Hibah Rp15 Miliar Kampus di Singkawang Diusut, Mengapa Sempat Masuk Rekening Pribadi?
-
7 Hal yang Menentukan Harga AC di Pasaran
-
BMKG: Kalbar Masuk Waspada 6-12 April, Hujan Turun Tapi Risiko Karhutla Meningkat