Kemudian pergerakan kontainer dan transporter pun hanya dibatasi ke Border Tebedu saja. SOP pencegahan penyebaran Covid-19 harus dipenuhi diantaranya transporter atau pemandu harus menggunakan masker ganda sewaktu melakukan proses.
Lalu membatasi kontak fisik dan senantiasa menggunakan hand sanitizer serta fasilitas yang telah digunakan perlu disterilisasi segera. Setelah semua syarat dipenuhi, maka pengiriman oksigen dari Sarawak ke Kalbar inipun bisa terlaksana.
"Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. Saya berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan masalah yang dihadapi Provinsi Kalbar," ucapnya.
Sebelumnya, kata James, pada 23 dan 24 Juli lalu sebanyak tiga kontainer Iso Tank telah dikirimkan ke Provinsi Kalbar. Kemudian pada hari ini ada tiga kontainer Iso Tank kembali dikirimkan.
Baca Juga: 10 Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat, dari Sape sampai Hadrah
"Sehingga jumlah keseluruhan tujuh (satu Iso Tank menyusul) kontainer Iso Tank dikirimkan ke Provinsi Kalbar. Kita berdoa agar situasi pandemi Covid-19 ini akan dapat dibendung dan menurun," ucapnya.
Pangdam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad yang menerima langsung bantuan oksigen ini. Dengan bantuan dan dukungan oksigen ini, kata dia, tentunya sangat membantu Provinsi Kalbar.
"Kita tentu sangat berterima kasih atas kerjasama ini. Karena untuk minggu ini kita didukung empat Iso Tank. Mudah-mudahan kedepan juga demikian sehingga bisa menjaga pasokan kebutuhan oksigen di Kalbar," harapnya.
Selama ini pasokan oksigen di Kalbar hanya bisa bertahan hingga lima hari. Maka dengan bantuan ini, kata dia, bisa menambah pasokan oksigen hingga tujuh hari.
"Hal ini tentunya sangat membantu. Kemudian kedepannya harapan Pemerintah Provinsi Kalbar kita ingin menyampaikan pesan kerja sama ini akan terus berlanjut diteruskan. Lalu kemungkinan juga akan ditingkatkan pada sektor-sektor lainnya," kata dia.
Baca Juga: Kalbar Impor Oksigen dari Malaysia, BC: Totalnya Sudah 95 Ton
Kerja sama ini merupakan sesuatu hal yang baik. Sambutan yang baik dari pemerintah Malaysia juga perlu diapresiasi. Karena bagaimanapun juga, kata Pangdam, saat ini oksigen sangat penting.
Berita Terkait
-
Terungkap! MisteriHilangnya Oksigen di Stadion GBK Saat Timnas Indonesia vs Bahrain
-
Pipa Gas Petronas Terbakar: Detik-Detik Ledakan Dahsyat, 112 Orang Terluka
-
Mats Deijl Ikut Jatuh Cinta dengan Atmosfer Suporter Timnas Indonesia di SUGBK
-
Jordi Amat Cetak Gol, JDT Mengamuk dan Bantai Kedah Darul Aman
-
CEK FAKTA: Benarkah TNI Jemput Pekerja Migran dari Malaysia untuk Perang?
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
10 Wisata di Kalimantan Barat yang Cocok Dikunjungi Saat Libur Lebaran
-
Detik-Detik Perkelahian Maut di Sungai Rengas yang Membuat Pemuda 24 Tahun Meregang Nyawa
-
Tips Menjaga Konsistensi Ibadah Setelah Ramadan dan Pentingnya Puasa Syawal
-
BRImo Hadirkan Kemudahan Transaksi Digital Sepanjang Libur Lebaran 2025
-
Komitmen Perluas Inklusi Keuangan, 1 Juta AgenBRILink BRI Siap Tangani Transaksi dan Pembayaran