Pebriansyah Ariefana
Minggu, 08 Agustus 2021 | 10:58 WIB
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. (Antara)

SuaraKalbar.id - Sebanyak 15 tenaga kesehatan (nakes) terpapar COVID-19. Sehingga layanan rawat jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin I di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat terpaksa ditutup sementara.

Mereka yang positif COVID-19 dokter spesialis di rumah sakit satu-satunya di Kayong Utara tersebut.

"Yang terpapar ini sudah hampir merata, jadi saya tidak bisa menyebutkan jumlah, karena hasil PCR keluar cukup lama. Perkiraan saya dalam satu bulan ini saja yang terdata ada 15 nakes terkonfirmasi positif COVID-19," ujar Direktur RSUD Sultan Muhammad Jamaludin dr Maria Fransisca Antonelly saat dihubungi di Sukadana, Minggu (8/8/2021).

Untuk itu, pelayanan di klinik spesialis anak, klinik spesialis kandungan dan kebidanan, klinik spesialis bedah, klinik gigi, dan klinik spesialis penyakit dalam terpaksa ditutup untuk mengurangi penyebaran COVID-19.

"Untuk pelayanan rawat jalan spesialis memang belum bisa kami layani, karena dokter spesialisnya terkonfirmasi dan sedang isolasi mandiri. Untuk gawat darurat dan rawat inap, dan ICU, tetap berjalan, klinik gigi juga masih kita buka," tambahnya.

Selain itu, pelayanan surat menyurat juga dibatasi oleh pihak manajemen rumah sakit untuk mengurangi kontak orang sehat dengan yang terpapar COVID-19,

"Mengingat jumlah nakes kami terbatas. Oleh karena itu, kami menyampaikan untuk sementara waktu pelayanan praktik rawat jalan, pembuatan surat keterangan kesehatan dan surat keterangan bebas narkoba tidak dapat kami layani sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut,"jelasnya.

Ia mengajak semua pihak untuk terus ketat menjalankan protokol kesehatan guna mencegah meluasnya COVID-19.

“Mari terus menerapkan protokol kesehatan sebagai ikhtiar kita mencegah tertularnya COVID-19,” ucapnya. (Antara)

Baca Juga: Daftar Reaksi Tubuh Setelah Vaksin Moderna

Load More