SuaraKalbar.id - Indonesia kembali kehilangan sosok panutan. Tuan Guru Kapuh meninggal dunia, Rabu (11/8/2021) sekira pukul 09.50 Wita.
Kabar wafatnya Tuan Guru Kapuh meninggalkan dukacita mendalam bagi warga Hulu Sungai Selatan (HSS). Semasa hidup Tuan Guru Kapuh atau KH Muhammad Ridwan Baseri dikenal sebagai ulama kharismatik.
Tuan Guru Kapuh wafat karena sakit. Jenazah almarhum dikebumikan di pemakaman keluarga samping pendopo rumah duka di Desa Kapuh, Kecamatan Simpur, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan.
Mengutip Kanalkalimantan.com, ketika prosesi pemakaman, anak pertama Tuan Guru Haji Kapuh, Guru Fauzan menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para tenaga medis yang telah berjuang hampir sebulan membantu kesembuhan ayahanda.
Guru Fauzan sangat berharap walaupun ayahanda sudah tidak ada, Ilmu dan pelajaran yang sudah diberikan bisa terus diamalkan.
Ia menyebut Tuan Guru Kapuh sangat kooperatif dengan berbagai program pemerintah demi kemashalatan umat, termasuk dengan penerapan protokol Covid-19. Sikap tersebut juga menjadi wasiat sang ulama.
"Ini salah wasiat abah, mari kita dukung pemerintah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19," ungkap Guru Fauzan.
Pihak keluarga bersyukur prosesi pemakaman dapat berjalan dengan lancar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Terima kasih kepada para habaib, para ulama dan para umat," sambung Guru Fauzan.
Baca Juga: Jenazah Alim Ulama Menghilang di dalam Liang Lahat Saat Dimakamkan, Ini Cerita Keluarga
Dirinya mewakili pihak keluarga juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati, Wabup dan seluruh jajaran Pemkab HSS yang juga terus mendukung dan mendoakan demi kesembuhan almarhum, meski takdir berkata lain.
Selain dikenal sebagai ulama kharismatik, Tuan Guru Kapuh merupakan Ketua MUI Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Beliau juga pimpinan, pengasuh serta pengajar di Majelis Ta’lim Al Hidayah, Ponpes Minhajul Abidin, Ponpes Ibnu Athaillah dan Ponpes Al Baladul Amin Kandangan.
Kendati telah berpulang ke Rahmatullah, ilmu Tuan Guru Kapuh akan diamalkan para murid.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Mudik Gratis 2026 Jasa Marga Group Dibuka 25 Februari 2026: Ini Rute, Cara Daftarnya
-
4 Ide Kegiatan Positif Saat Lebaran Idulfitri yang Bermakna, Boleh Dicoba!
-
10 Ide THR Lebaran untuk Anak yang Menarik dan Bermanfaat
-
Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 Siap Semarakkan Ramadan di Mempawah, Catat Tanggalnya
-
Bahaya Gorengan Berlebihan Saat Buka Puasa: Lezat Sesaat, Risiko Kesehatan Mengintai