SuaraKalbar.id - JP, seorang kakek di Martapura terpaksa berurusan dengan polisi di hari tuanya. Kakek itu ditangkap karena kasus obat terlarang.
Adapun obat terlarang yang diduga disalahgunakan JP adalah carnophen alias zenith.
Penangkapan JP ini berawal dari laporan warga ke polisi terkait aktivitas sang kakek yang dianggap meresahkan.
Anggota Polsek Martapura Barat pun mendatangi rumah JP di Jalan Desa Antasan Sutun, Martapura, Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Saat digeledah pada Minggu (15/8/2021), benar ditemukan barang bukti obat terlarang yang hendak dijual.
Kapolsek Martapura Barat Iptu M Alhamidie membenarkan diamankannya JP karena diduga menjual obat-obatan terlarang jenis zenith.
"Penangkapan JP ini sebagai tindak lanjut laporan masyarakat, karena dianggap meresahkan masyarakat," ujarnya seperti dikutip dari kanalkalimantan.com.
Menurut polisi, dari tangan kakek JP ditemukan zenith di dalam jaket miliknya yang ada di kamar.
Setelah diamankan, Kakek JP tak dapat mengelak setelah polisi memperlihatkan barang bukti yang ditemukan. Ia mengakui obat terlarang itu miliknya.
Baca Juga: Viral Kakek Buka Warung Jajan Berjalan Gratis, Hanya Perlu Bayar Pakai Doa
"Tersangka mengakui obat jenis carnophen itu adalah miliknya, akan dijual ke konsumen,” ucapnya.
Sekadar informasi, zenith bila dikonsumsi bisa membahayakan. Bahkan lebih bahaya dari pil Dexamenthason jika dikonsumsi berlebihan.
Mengutip Suara.com, bahaya yang ditimbulkan oleh Zenith dengan penggunaan berlebihan di antaranya kerusakan ginjal akibat penumpukan kristal obat yang tidak terabsorsi dalam jumlah banyak.
Tak hanya itu, Zenith bisa menimbulkan kerusakan hati akibat keracunan obat, bahkan bisa merusak otak akibat tertekan saraf simpatis disertai gangguan pernapasan akibat terjadi kejang otot pernapasan dan jantung sehingga tak jarang mengakibatkan kematian karena over dosis.
Penggunaan Zenith yang berlebihan memberikan efek seperti adanya rasa melayang, selalu berhalusinasi dan hilang kesadaran dan terjadi rasa kebal di sekujur tubuh atau mati rasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 Siap Semarakkan Ramadan di Mempawah, Catat Tanggalnya
-
Bahaya Gorengan Berlebihan Saat Buka Puasa: Lezat Sesaat, Risiko Kesehatan Mengintai
-
Pria Bersenjata Coba Masuk Kediaman Trump di Florida Ditembak Mati
-
Jangan Asal Makan Saat Puasa! Ini Tips Pola Makan Sehat Selama Ramadan
-
Kecelakaan Maut di Sambas: Dua Pengendara Motor Tewas dalam Tabrakan dengan Mobil Box